21 Tahun Terbengkalai, Presiden Jokowi Resmikan Tol Bocimi Seksi I

0
89
Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi I, dari Ciawi hingga Cigombong, di gerbang tol Cigombong 1, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/12) siang. (Foto: IST)

Bogor, NAWACITA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi I, dari Ciawi hingga Cigombong, di gerbang tol Cigombong 1, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/12) siang.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sudah dimulai sejak tahun 1997. Hampir 21 tahun lamanya dan beberapa kali harus ganti investor

“Kita ambil alih ditahun 2016. Disini kita memulai konstruksi dan pembebasan lahan. Dimana setahun lamanya kita melakukan negoisasi yang sangat alot dari tahun 2015, “ungkap Presiden Jokowi.

Presiden berharap Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi ini nanti akan bersambung. Setelah Sukabumi bisa bersambung ke Cianjur, lalu ke Bandung, dan langsung terus ke timur ke Cilacap.

“Oleh sebab itu, sekali lagi, saya sangat berbahagia sekali pada siang hari ini bisa meresmikan Jalan Tol Ciawi – Sukabumi ini untuk Seksi 1 Ciawi – Cigombong,” ujar Presiden Jokowi.

Kepala Negara menekankan masa tempuh Bogor ke Sukabumi yang selama ini normalnya 5 jam tidak bisa diterus-teruskan.

Ia mengingatkan, mobilitas orang, mobilitas barang, mahalnya transportasi, harus betul-betul bisa diselesaikan dengan nantinya jalan tol ini.

“Kita harapkan bisa berkembang ekonomi yang ada di Sukabumi, terutama sisi pariwisata yang kita lihat, saya kira memiliki kekuatan yang besar Kabupaten Sukabumi, siap berkembang dengan baik,” pungkas Presiden Jokowi.

Jalan Tol Ciawi-Sukabumi memiliki total panjang 54 kilometer (km), dibagi menjadi empat seksi, yaitu: Seksi I Ciawi-Cigombong 15,3 km, Seksi II Cigombong- Cibadak 11,9 km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat 13,7 km, serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13 km.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Tinggalkan Balasan