Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Dibuka Fungsional Untuk Arus Mudik Tahun Ini

0
12
Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Dibuka Fungsional Untuk Arus Mudik Tahun Ini

Jakarta, NAWACITA – Pada arus mudik Lebaran 2019 ini pemerintah kembali memberlakukan sistem tanpa bayaran untuk jalan tol. Ada sejumlah ruas tol dioperasikan secara fungsional untuk melayani para pemudik tahun ini. Salah satunya tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut, jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar akan dibuka fungsional untuk mudik Lebaran 2019. Dengan diberlakukan fungsionalnya jalur tol itu, masyarakat dapat memanfaatkan jalan tol sepanjang 140,9 km itu sebagai jalur mudik alternatif.

Kebijakan itu disampaikan Menteri Basuki saat meninjau Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang (189 km), tepatnya di lokasi Tempat Istirahat Sementara (TIS) KM 234, Sabtu (11/5) sore. Peninjauan dilakukan bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Bagus Puruhito, dan Kepala Korps Satuan Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri.

Dengan fungsionalnya ruas tersebut, Basuki menginstruksikan seluruh pekerjaan konstruksi sepanjang Tol Bakauheni-Terbanggi Besar mulai dihentikan sementara pada H-10 hingga H+10 Lebaran.

“Tol Terbanggi Besar ke Palembang dengan kondisi seluruhnya perkerasan beton/rigid pavement. Hanya tinggal rambu, lampu jalan, dan Tempat Istirahat Sementara (TIS) yang perlu ditambahkan,” terangnya.

Lebih lanjut Basuki menuturkan, pihaknya juga akan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas pada ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang pada mudik Lebaran 2019. Di antaranya, kebijakan dua jalur baik dari arah Bakauheni maupun sebaliknya.

“Tetapi untuk ruas Pematang Panggang-Kayu Agung baru bisa dibuka untuk satu jalur. Untuk yang ke arah sebaliknya belum bisa masih satu jalur dua lane saja. Kemudian langsung ke Jakabaring. Semua sudah bisa tersambung. Untuk pengaturan lalu lintasnya kami serahkan kepada Korlantas Polri,” ujarnya.

Adapun jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km) telah menggunakan biaya investasi sebesar Rp 21,95 triliun. Progresnya untuk ruas Terbanggi Besar sampai ke Pematang Panggang (112 Km) telah mencapai 91,24 persen, sedangkan Pematang Panggang sampai Kayu Agung (77 Km) sudah 95 persen.

Basuki berpesan kepada para pengguna jalan untuk dapat menjaga perilaku dalam berkendara dengan menaati semua peraturan dan rambu lalu lintas, sehingga mudik Lebaran 2019 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.

“Transportasi itu tujuannya adalah agar safer, faster dan cheaper. Semua ini bisa dicapai paling tidak dengan tiga kondisi yaitu perbaikan kondisi prasarananya, manajemen lalu lintas dan perilaku penggunaan jalan,” ujarnya.

Adapun pembukaan jalan tol Fungsional akan dimulai bersamaan dengan jadwal operasi ketupat pada 29 Mei-9 Juni 2019. Untuk sementara ini ruas tol tersebut akan dapat dimanfaatkan pada siang hari, yakni dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB. Sebab, rambu dan lampu penerangan yang belum lengkap. Namun kebijakan ini masih dilihat dari animo masyarakat pada jalur tersebut.

Selain itu, untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik yang melewati jalan tol tersebut, pemerintah telah menyiapkan layanan penyediaan bahan bakar, toilet, dan persediaan makanan di setiap TIS. Pemudik bisa berhenti di KM 33, 87, 116, 163, 172, 208, 215, 234, dan 285.

Diketahui, tarif untuk ruas tol ini telah diputuskan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 305/KTS/M/2019. Besarannya dipatok Rp 112.500 untuk golongan I, Rp 168.500 untuk golongan II-golongan III, dan Rp 224.500 untuk golongan IV-golongan V.

Tinggalkan Balasan