Tidak Sepaham, SBY Tutup Pintu Bagi Partainya Berkoalisi Dengan Jokowi

1
79
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mendatangi Kediaman Ketua Umum Partai Demokrat SBY di Kuningan, Jakarta (Foto: Istimewa)

Jakarta, NAWACITA– Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono membuka koalisi dengan Gerindra dan menutup pintu koalisi partainya dengan Presiden Joko Widodo. Adanya perbedaaan dan banyaknya rintangan menuju kesepahaman menjadi alasan SBY untuk bisa berkoalisi dengan Jokowi di Pilpres 2019.

Hal ini disampaikan SBY disela konferensi pers yang digelar setelah  pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (24/) malam.

“Saya menjalin komunikasi dengan Pak Jokowi hampir setahun untuk juga menjajaki kemungkinan kebersamaan dalam pemerintahan. Pak Jokowi juga berharap Demokrat bisa di dalam pemerintahan, tapi saya sadari banyak sekali rintangan dan hambatan menuju koalisi itu,” kata SBY.

SBY merasa tidak perlu menyampaikan secara detail soal rintangan dan hambatan itu. Namun secara garis besar dia menyampaikan bahwa koalisi dapat terbangun jika ada iklim yang baik, ada kesediaan berkoalisi, ada kepercayaan bersama dan saling menghormati.

Di sisi lain mengenai hasil pertemuannya dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, SBY mengatakan jalan koalisi Demokrat dengan Gerindra terbuka lebar karena syarat koalisi tersedia.

SBY mengaku tidak berbicara soal capres/cawapres dalam pertemuan itu. Menurutnya, Demokrat tidak mematok sosok cawapres sebagai harga mati meskipun wajar apabila setiap partai menginginkan kadernya menjadi capres atau cawapres.

SBY mengatakan hasil pertemuannya dengan Prabowo akan disampaikan kepada jajaran Majelis Tinggi Partai Demokrat sebagai forum tertinggi partainya yang akan mengambil keputusan koalisi.

Demokrat juga membuka peluang koalisi bersama partai-partai lain yakni PKS dan PAN yang selama ini sudah berkomunikasi intensif dengan Gerindra.

 

 

(Red: Hulu, sumber Antara)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan