Tidak Percaya Kalah di Quick Count, Prabowo: Ada Upaya Sepihak

0
526

Jakarta NAWACITA – Calon presiden Prabowo Subianto menanggapi hasil hitung cepat atau quick count perolehan suara pada pemilihan presiden 2019. Diketahui bahwa hampir semua lembaga survei menyatakan perolehan suara pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin unggul dari pasangan capres Prabowo – Sandi.

Dari kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Calon presiden Prabowo Subianto keluar dari kediamannya untuk memberi pernyataan kepada media terkait hasil quick count yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

Prabowo mengklaim hasil survei internal pihaknya menang.

“Hasil exit poll kita di 5.000 TPS menunjukkan kita menang 55,4 persen, dan hasil quick count menang 52,2 persen,” ucap Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4).

Didampingi BPN, Dahnil Anzar, Rachmawati Soekarnoputri, Adi Masardi dan lainnya, Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, ia tidak mempercayai seluruh lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

Prabowi menilai, ada upaya dari lembaga itu untuk satu pihak.

“Mohon semua relawan untuk mengawal kemenangan kita di semua TPS dan kecamatan,” seru Prabowo.

Prabowo meminta para relawan dan pendukungnya untuk mengawal rekapitulasi hasil penghitungan suara dari TPS sampai tingkat pusat. Dia meyakini masih menang di Pilpres kali ini.

“Saudara-saudara jangan terpancing,” tutupnya.

Terkait hasil quick count Pilpres tersebut, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta para pendukung paslon 02 tetap tenang.

“Walaupun banyak fakta ketidakadilan, tapi tetap berada di koridor hukum. Tetap tenang, hadapi dengan senyuman,” ujarnya.

Meneruskan pesan Prabowo, Dahnil menuturkan bahwa proses penghitungan suara belum final. Pasalnya, menurut hasil hitung cepat dan exit poll BPN, Prabowo-Sandi justru meraup 55,4 persen suara, unggul 9-10 persen dari Jokowi-Ma’ruf.

Prabowo, kata Dahnil meminta para pendukung dan relawannya tetap berpikir jernih dan tidak termakan provokasi lembaga-lembaga survei yang bermunculan di media.

“Hati-hati dengan provokasi, termasuk lembaga survei yang ujug-ujug memenangkan salah satu calon. Jadi tetap hati-hati,” ucap Dahnil.

BPN Prabowo-Sandi juga meminta relawan dan pendukung fokus saja mengawal penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing. Dia khawatir kemenangan Prabowo-Sandi akan gugur jika pendukung terprovokasi.

“Tenang dan tetap kawal TPS karena kita pastikan Prabowo-Sandi menang,” katanya.

Tinggalkan Balasan