Targetkan 70 Persen Suara di Kaltim, Jokowi Minta Pendukung Sebarkan Kinerjanya

0
28

Balikpapan NAWACITA – Untuk mencapai target suara di Kalimantan Timur, calon presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, semua pendukungnya untuk melakukan ketuk pintu dari rumah ke rumah. Pendukung diminta untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait kinerja pemerintahannya selama lima tahun ini.

Untuk pilpres 17 April nanti, Jokowi memasang target kemenangan minimal 70 persen di Kalimantan Timur. Mantan Walikota Solo ini membandingkan dengan perolehan suara di pilpres tahun 2014 yang sudah mencapai 63 persen.

“Di tahun 2014 kita sudah 63 persen di Kaltim, 2019 tadi pak ketua (TKD) menyampaikan minimal 70 persen, nanti tanggal 17 (April) sore saya telpon ketua…akan menanyakan berapa kita di Kaltim…kalo di bawah 70 awas,” kata Jokowi, saat kampanye terbuka di gedung Dome Sport Center, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (28/3).

Jokowi juga meminta pendukungnya ikut menepis berbagai isu-isu negatif yang menyerangnya, seperti larangan adzan, kawin sejenis dilegalkan serta dihapusnya pendidikan agama dari kurikulum sekolah.

“Itu fitnah, hoaks, itu bohong…harus diluruskan,” kata Jokowi yang didampingi istrinya, Iriana.

Jokowi juga menjanjikan akan membawa Indonesia hijrah menjadi negara maju, dari saat ini sebagai negara berkembang.

“Makanya kita bangun infrastruktur agar memperkuat fondasi, agar bisa bersaing dengan negara lain,” katanya.

Menurut capres petahana ini, sumber daya manusia Indonesia sudah bagus sehingga bisa menjadi pondasi kokoh, menjadi negara maju. Jokowi kembali berpesan di akhir orasinya bahwa pada 17 April mengajak semua keluarga dan teman untuk mengenakan baju putih dan menyukseskan pemilu serentak 2019.

“Saya yakin, Insya Allah kalau kita semua bekerja keras, bersatu nanti di Kaltim Insya Allah di atas 70 persen,” harap Jokowi.

Dalam kampanye terbuka di Balikpapan ini, Jokowi didampingi Ketua TKN Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, tokoh pergerakan wanita yang juga putri almarhum Gus Dur Yenny Wahid.

Tinggalkan Balasan