Stok LPG Dipastikan Terpenuhi Selama Masa Lebaran

0
12

Jakarta, NAWACITA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PERTAMINA (Persero) untuk meningkatkan ketahanan stok Liquified Petroleum Gas (LPG) selama periode Ramadan dan Lebaran 2019.

Berdasarkan data Kementerian ESDM per 10 Mei 2019, stok LPG Pertamina sebesar 369.058 metrik ton (MT). Namun, pemerintah menginginkan agar ketahanan pasokan LPG bisa dijaga untuk minimal 20 hari kedepan selama pasca lebaran. Hal ini sesuai dengan arahan Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam rapat pimpinan yang digelar di kantornya Senin (13/5) hari ini.

Djoko mengungkapkan selama periode H-15 hingga H+15 Lebaran atau periode Satuan Tugas (Satgas) Posko Energi Idul Fitri 1440 H/2019, konsumsi harian LPG naik sekitar 10 hingga 15 persen dari porsi normal. Secara jumlah yaitu dari rata-rata 24.621 MT per hari menjadi 25.639 MT, dengan puncak konsumsi mencapai 27.659 MT per hari.

Menurut Djoko, untuk menaikkan ketahanan stok LPG, Pertamina tidak harus menambah impor LPG tetapi meningkatkan produksi LPG di dalam negeri.

“Saya akan bikin surat kepada Pertamina untuk meningkatkan stok dari 17 hari ke 20 hari,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Djoko Siswanto di kantor Kementerian ESDM.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Posko Energi Idul Fitri 1440 H/2019 mengungkapkan ketersedian pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahan Bakar Gas (BBG), LPG, dan listrik secara umum aman.

Ketua Posko Rida Mulyana mengatakan berdasarkan laporan Pertamina pada 10 Mei, stok elpiji bisa memenuhi kebutuhan selama 20 hari di masa Lebaran. Cadangan tersebut dinilai cukup oleh Pertamina.

(Red: Ar / ant)

Tinggalkan Balasan