Seorang Bupati Dari Tapanuli Utara Menolak People Power

0
40

Tarutung, NAWACITA- Bupati Tapanuli Utara menolak adanya massa aksi people power yang akan di gelar pada 22 Mei mendatang di jalanan sekitar Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebenarnya kalau ada aksi people power itu bukan solusi yang baik yang bisa menyelesaikan suatu masalah.

Nikson Nababan selaku Bupati Tapanuli Utara dalam keterangannya mengajak masyarakat menolak bilamana ada ajakan bergerak turun ke jalan melakukan gerakan people power.

“Saya selaku kepala daerah mengajak seluruh masyarakat Tapanuli Utara untuk bisa menahan diri dan menolak ajakan people power yang ingin mengobok-obok keutuhan negeri ini. Mari kita tunggu hasil Pemilu 2019 oleh penyelenggara pemilu KPU RI,” pesan Bupati Nikson, Sabtu 18 Mei 2019.

Dia mengatakan, Indonesia merupakan bangsa beradab, memegang teguh hukum sebagai panglima tegaknya keadilan di NKRI.

“Siapapun nanti pemenang, itulah pilihan rakyat. Negara kita negara hukum, mari kita sama-sama kita jaga keutuhan NKRI dengan berlandaskan pada aturan hukum yang berlaku. Bangsa Indonesia bukan bangsa yang kasar dan brutal, tapi kita adalah bangsa yang beradab,” tegasnya.

Tidak lupa Nikson Nababan mengapresiasi langkah aparat penegak hukummenjalankan tugas dengan ketegasan.

“Saya juga meminta dan memberi dukungan kepada penegak hukum dalam hal ini TNI/Polri untuk menindak tegas para pelaku kerusuhan,” katanya.

Sebelumnya dua tokoh agama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapanuli Utara Samsul Pandiangan dan Ketua Sinode Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (Gepkin) se-Indonesia Pdt Donald Pieter Sinaga menilai Pemilu 2019 berjalan aman dan sukses.

Ditemui di Masjid Syuhada Tarutung, Samsul Pandiangan menilai Pemilu 2019 di Tapanuli Utara berjalan sukses, lancar dan jujur berkeadilan.

Proses rekapitulasi dinilainya cukup transparan yang dikawal dan diikuti para pihak berkepentingan hingga bisa menerima hasilnya dengan puas.

“Mari kita sama-sama dukung ketetapan KPU jadi kita semua tunggu saja keputusan KPU pusat tanggal 22 Mei 2019 apapun hasilnya kita hargai dan kita dukung,” ujarnya.

Hal yang sama ditekankan Pdt Donald Pieter Sinaga. Dia mengikuti dan memantau seluruh proses pelaksanaan pemilu di Tapanuli Utara. Donald mengakui hasil pemilu bisa diterima oleh semua pihak.

“Saya memuji masyarakat Tapanuli Utara yang telah mensukseskan Pemilu 2019 dengan aman dan lancar serta demokratis,” katanya.

Donald Sinaga menitip harap masyarakat mau menjaga situasi Kamtibmas yang sudah baik. Agar masyarakat bersedia menerima dan menyebarkan berita menyejukkan setidaknya sampai kepada keputusan hasil Pemilu pada 22 Mei 2019 ini.

“Semoga keamanan pada saat aksi people power 22 Mei mendatang tetap terjaga oleh pengamanan yang ketat sehingga tidak menimbulkan masalah di lokasi tersebut,” ujar Donald.

 

Tinggalkan Balasan