Sekjen PDIP: Tidak Benar Kader PDIP Rusak Baliho Demokrat

0
47

Asahan NAWACITA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan, kadernya di Pekanbaru, Riau, tersinggung dituduh sebagai perusak baliho Partai Demokrat dan SBY di kota setempat.

Usai acara konsolidasi di Asahan, Sumatera Utara, Minggu (16/12), Hasto mengatakan, protes keras disampaikan oleh Ketua Ranting di Pekanbaru atas pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menuding kader PDIP melakukan perusakan baliho partai besutan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) tersebut.

“Ranting di Pekanbaru betul-betul tersinggung oleh pernyataan saudara Andi Arief (Wasekjen Demokrat). Maka Ketua Ranting protes keras. Kenapa Andi Arief tanpa melakukan kajian bersama tiba-tiba melontarkan tuduhan,” ujar Hasto di Asahan, Minggu (16/12).

Hasto juga sudah meminta Plt Ketua DPD PDIP Riau, Rokhmin Dahuri, datang langsung mengecek tudingan Demokrat. Hasilnya, kata Hasto, tuduhan itu terbukti tidak benar.

“Sama sekali tidak benar. Bahkan Pak Rokhmin Dahuri yang bertugas sebagai Plt Ketua DPD langsung ke sana,” ucapnya.

Menurut dia, ada oknum yang tidak suka elektabilitas PDIP yang saat ini terus meningkat sehingga pihak tersebut menggunakan cara dengan memojokkan PDIP.

“Ada pihak yang mencoba karena elektabilitas PDIP terus naik, diganggu berbagai cara tetap naik, lalu kemudian mereka menyusup, mengadu domba,” jelas Hasto.

Hasto menyarankan agar Partai Demokrat menyelesaikan masalah ke jalur hukum, bukan hanya menangis.

“Lebih baik menempuh jalur hukum. Yang namanya pemimpin, tidak perlu sedikit-sedikit menangis ya,” sindirnya.

Diketahui, sebelumnya, Andi Arief menyatakan, dari pengakuan pelaku, didapatkan keterangan bahwa ‘order’ perusakan atribut PD berasal dari PDIP. Andi juga menyebut, diperoleh informasi bahwa pelaku berjumlah 35 orang, yang dibagi dalam 5 kelompok.

“Keterangan pelaku perusakan yang ditangkap DPC Demokrat malam tadi menyebut dia disuruh pengurus PDIP,” kata Andi Arief di akun Twitter-nya dikutip dari Detik.com.

Tinggalkan Balasan