Sekjen Otoli Buka Rakerda HIMNI DPD Jabar

0
152

Bandung, NAWACITA- Sekretaris Jenderal DPP Himpunan Masyarkat Nias Indonesia (HIMNI) Otoli Zebua membuka rapat kerja daerah I Jawa Barat. Rakerda DPD HIMNI Jabar di dasarai pada AD/ART HIMNI Bab XI pasal 25.

Bertempat di Gedung Dana Mulia, Bandung, Rakerda I DPD HIMNI Jabar ini dihadiri oleh Khoirul Naim Kepala KESBANGPOL mewakili pemerintah Provinsi Jawa Barat, Herlina Gea Ketua POPP, Fatmawati Manai Wabendum DPP HIMNI, Pengurus DPD HIMNI Jawa Barat dan Pengurus DPC-DPC HIMNI kabupaten /Kota Se Jawa Barat.

Selaku Sekjen DPP HIMNI, Otoli Zebua saat memberikan pengantar pembekalan menyampaikan satu kata mutiara (amaedola) yaitu  “TOESE ESE MBURUTI TEDOU DOU WA’ASOKHI, TOESE ESE DAUNGA TEDOU DOU WA’ABAGA” artinya pelan tapi Pasti Kepulauan Nias akan mengalamai kemajuan, perkembangan kearah yang lebih baik  dan masyarakat ONO NIHA dimanapun Pelan tapi Pasti akan maju.

“Ono Niha (suku Nias) harus bisa berkembang dan diperhitungkan baik ditingkat Nasional maupun ditempat perantauan. Harus bisa memberikan kontribusi kepada daerah tempat berdomisili ataupun dikampung halamanya,” ungkapnya.

Dia pun mengingatkan kepada para pengurus DPD HIMNI Jabar untuk selalu aktif dalam membuat ataupun mengaplikasikan program kerja. Setiap program kegiatan yang bermanfaat selalu dipertahankan dikemudian hari.

“Organisasi yang baik adalah organisasi yang aktif menjalankan program dan melakukan evaluasi dari program yang telah dijalankan. Ini yang kita inginkan agar apa yang dikerjakan bisa bermanfaat,” ujarnya.

Berkat Mendrofa selaku panitia dalam laporanya menyampaikan bahwa tema Rakerda I ini yaitu “BERSATU KITA BISA” dengan Sub Tema “HIMNI membangun kebersamaan dengan warga NIAS Jawa Barat”.

“Kami mengambil tema ini sebagi spirit untuk mendukung terbentuknya Provinsi kepulauan Nias,” tuturnya kepada Nawacitapost, Sabtu (16/3).

Ditempat yang sama, ketua DPD HIMNI JAWA BARAT Yusman Ziliwu mengingatkan bahwa HIMNI merupakan wadah pemersatu Ono Niha, sehingga setiap pengurus memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Nias yang ada di Jabar.

“Kita harus menghindari kepentingan yang bersifat pribadi bila berbicara pembangunan Nias. Karena membangun Nias merupakan kepentingan bersama terutama akan rencana menyukseskan Nias sebagai Provinsi, “ ucapnya.

 

Tinggalkan Balasan