Rahasia Sukses Jack Ma Selain Berbisnis

0
18

Jakarta, NAWACITA – Sebagai pendiri perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok, pria 54 tahun itu berhasil mengumpulkan kekayaan senilai 36,5 milliar dollar AS atau Rp 589 trilliun.

Dengan kesuksesan besar yang diraihnya, Jack Ma justru mengaku tak memiliki keterampilan teknis atau bisnis.

“Saya tidak tahu apa-apa tentang teknologi, saya tidak tahu apa-apa tentang pemasaran, saya tidak tahu apa-apa tentang bisnis,” ungkapnya.

Jadi, apa rahasia sukses ala Jack Ma?

Jack Ma mengaku hanya memahami karakteristik manusia.

“Segala yang kami lakukan sebagai pendiri adalah membuat pelanggan senang dan membuat tim bahagia. Maka kamu akan bahagia,” kata Ma.

Pria asal Tiongkok ini memang tak berencana menjadi pebisnis. Ia hanya ingin menjadi guru.

Ide untuk mendirikan perusahaan teknologi ini muncul setelah pertama kali internet ditemukan pada tahun 1955, saat ia melakukan perjalanan pertamanya ke AS.

Saat itu, seorang teman memperkenalkannya pada internet dan mengatakan ia bisa mencari apapun melalui teknologi tersebut.

Pada awalnya, Jack Ma tak ingin menyentuh komputer karena harganya sangat mahal di negara asalnya.

“Jika saya merusaknya, saya tidak bisa membayar, ”kata Ma.

Namun, Ma memberanikan diri untuk mengetik kata ‘Bir’ pada mesin pencarian di internet.

Setelah itu, ia mencari informasi tentang Cina. Sayangnya, tidak ada data tentang Cina yang ia temukan dalam internet. Dari sinilah, Jack Ma memiliki ide untuk membuat suatu hal tentang Cina.

“Jadi, saya berbicara dengan teman saya: Mengapa saya tidak membuat sesuatu tentang Cina? Jadi kami membuat halaman kecil yang tampak sangat jelek yang disebut ‘Cina’,” kata Ma.

Inilah yang menjadi awal mula terbentuknya Alibaba, yang dimulai dari martketplace untuk informasi.

Terlepas dari kurangnya keterampilan teknis, seiring dengan pertumbuhan perusahaan, Ma mengatakan dia mulai mengenal karakteristik manusia.

“Saya kenal manusia. Saya dilatih untuk menjadi guru. Sebagai seorang guru, kamu ingin siswa lebih baik dari kamu. Produk terbaik Anda adalah siswa Anda,” ucapnya.

Keahlian itu membantu Ma menginspirasi dan mendorong kinerja positif karyawannya sehingga membawa kesuksesan besar untuk perusahaannya.

“Anda harus mendengarkan mereka. Anda harus melakukan semua hal untuk memastikan Anda dapat memberdayakan mereka,” ucapnya.

Jack Ma juga menyarankan agar kita lebih banyak peduli pada manusia dan melakukan kerja tim agar dapat berkolaborasi dengan baik.

“Saya percaya semakin Anda peduli dengan tim Anda, tim akan peduli pada Anda dan pada pelanggan mereka,” kata Ma.

Jack Ma juga selalu menyarankan kepada semua karyawannya agar selalu membuat pelanggan bahagia.

“Saya berbicara dengan semua karyawan agar jangan membuatku bahagia, jangan mencintaiku. Buat pelanggan Anda bahagia, buat pelanggan mencintaimu, dan aku juga akan mencintaimu,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan