Presiden Jokowi: TNI Berpolitik Negara Agar Menjadi Milik Semua Golongan

0
59
Presiden Jokowi menginspeksi pasukan dalam upacara HUT ke-73 TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, (5/10) pagi. (Foto: Humas/Oji)

 

Jakarta, NAWACITA– Dalam peringatan HUT TNI ke 73 tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan pesan Jenderal Besar Soedirman tentang jati diri Tentara Nasional Indonesia (TNI).

TNI harus menjadi milik semua golongan sehingga loyalitasnya hanya untuk kepentingan bangsa dan negara. Politik TNI adalah politik bernegara dalam membangun netralitas dalam era demokrasi.

Tidak boleh terpengaruh oleh kepentingan politik yang sempit karena fungsi TNI adalah menjamin keutuhan wilayah nasional dan membangun persatuan dan solidaritas antar anak-anak bangsa.

“TNI harus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai kekuatan dasar dalam mewujudkan sistem pertahanan semesta. TNI harus semakin maju dan profesional serta TNI bersinergi dengan seluruh komponen-komponen bangsa,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Upacara Peringatan ke-73 Hari TNI Tahun 2018, di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, (5/10) pagi.

Ditegaskan oleh Presiden Jokowi,  Sumpah Prajurit yang diikrarkan serta Sapta Marga yang sudah dijanjikan segenap prajurit TNI adalah pondasi moral yang kokoh bagi dedikasi seluruh prajurit TNI untuk bangsa dan negara.

“Itu adalah ikrar kesetiaan yang abadi kepada NKRI, pada Pancasila, pada Undang-Undang Dasar 1945 dan sekaligus ikrar sejati untuk membangun profesi TNI untuk kebanggaan dan kejayaan negeri,” ujar Presiden Jokowi.

Sebagai panglima tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, Presiden Jokowi mengemukakan, tugas dirinya bersama seluruh jajaran TNI menjaga NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Bersama Saudara-saudara melawan ideologi lain selain Pancasila, memberantas komunisme dan warisan PKI agar lenyap dari negeri Indonesia selamanya,” tegas Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

 

 

 

(Red: Faiz, sumber Setkab)

Tinggalkan Balasan