Presiden Jokowi: Tahun 2018 Kita Telah Kuasai Tambang Migas dan Emas Dari Pihak Asing

0
31
Tambang Gas di Kalimantan.

Jakarta, NAWACITA- Tahun 2018 menjadi perjuangan besar dari pemerintahan Joko Widodo untuk mengambil kembali pengelolaan kekayaan alam Indonesia.

Selama 50 tahun lamanya, salah satu daerah kaya minyak dan gas di Kalimantan yang dikenal dengan Blok Mahakam kembali kepangkuan ibu pertiwi sejak 1 Januari 2018. Blok ini telah lama dikuasi oleh oleh kontraktor asing dari Prancis (Total E&P Indonesie) dan Jepang (Inpex Corporation).

“Selama 50 tahun, Blok Rokan di Riau dikelola oleh perusahaan Amerika, Chevron, dan pada akhir masa kontraknya tahun 2021, blok ini sepenuhnya dikelola oleh Pertamina, dan beberapa blok migas lain,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui laman resmi Fanpage Facebook @Jokowi, Senin (31/12).

Begitu pula dengan tambang Freeport di Papua lanjut Presiden. Indonesia dalam 40 tahun hanya menikmati bagi hasil pengolahan 9,3 persen dari tambang ini.

“Kita juga telah ambil Freeport dengan hak kepemilikan mayoritas 51 persen. Mereka sebelumnya menawarkan hanya 30 persen saham selama 3,5 tahun negoisasinya, namun saya tolak. Alhamdulillah perjuangan kita menguasainya bisa membuahkan hasil,” kata Presiden.

Pemerintah, lanjut Presiden, punya komitmen yang besar untuk mengupayakan kedaulatan negara atas sumber daya alam yang dimilikinya dengan penguasaan negara terhadap sumber daya alam minyak dan gas.

“Dan kini, Alhamdulillah, kita menutup tahun 2018 dan memasuki tahun yang baru, sebagai bangsa yang semakin berdaulat atas bumi dan kekayaan alamnya sendiri,” pungkas Presiden di akhir pernyataan Fanpage Facebook.

Selain itu pula ditahun 2018, sejumlah blok migas yang habis masa kontraknya akan dikelola sendiri melalui Pertamina. Ada 8 blok yaitu Blok Mahakam dan Blok Rokan, Blok Tuban di Jawa Timur, Blok Ogan Komering di Sumatra Selatan, Blok South East Sumatera (SES) di lepas pantai Lampung dan Jakarta, Blok North Sumatera Offshore (NSO) di pesisir timur Sumatra, Blok East Kalimantan, Blok Attaka di Kalimantan Timur, Blok Tengah, dan Blok Sanga-Sanga.

 

 

 

(Red: Faiz, sumber Setkab)

Tinggalkan Balasan