Presiden Jokowi Intruksikan Pengelolaan Moda Transportasi Ibukota Terintegrasi

0
18
Presiden Jokowi didampingi Wapres, Seskab, dan Kapolri masuk ke ruang ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/1) siang. Foto: Rahmat/Humas)

Jakarta, NAWACITA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis pembangunan transportasi berupa  Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Trans Jakarta, kereta bandara, dan commuterline bisa mengatasi kemacetan di Jabodetabek.

Presiden Jokowi meminta pengelolaan transportasi dan lalu lintas dikelola dengan baik agar kemacetan total tidak terus menerus melanda Ibukota dan wilayah tetangganya.

“Ke depan saya kira pengelolaan moda-moda transportasi yang ada ini semuanya harus terkelola dengan baik,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Pengelolaan Transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/1) siang.

Dituturkan Presiden, pemeliharaan jalan sering terjadi penundaan karena tidak terintegrasi. Ini disebabkan urusan jalan dimiliki banyak pihak, ada yang milik Kementerian PUPR, DKI, Banten dan Jawa Barat sehingga banyak yang saling menunggu.

Oleh karena itu, Presiden tidak menginginkan hal ini terjadi dalam pengelolaan transportasi massal baik dari Ibukota ke wilayah tetangga ataupun sebaliknya.

“Intra moda maupun antarmoda semuanya terintegrasi,” Ucap Presiden.

Ia pun berharap dengan kesiapan moda transportasi ini bisa mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal yang sudah terbangun.

“Sehingga mobil-mobil yang ada di jalanan betul-betul bisa berkurang secara besar-besaran,” ujar Presiden Jokowi.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Mendagri Tjahjo Kumolo.

Kemudian Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menkominfo Rudiantara, dan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Menteri LHK Siti Nurbaya, Jaksa Agung Prasetyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BPS Suhariyanto, Kepala BPKP Ardan Adiperdana, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten Wahidin Halim, serta para eselon 1 di lingkungan lembaga Kepresidenan.

 

 

(Red: Faiz, sumber Setkab)

Tinggalkan Balasan