Prabowo : Saya Akan Tolak Hasil Perhitungan Suara Dari KPU Bila Terbukti Curang

0
403

Jakarta, NAWACITA – Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyatakan sikapnya terkait banyaknya kecurangan Pemilu yang telah dipaparkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

Di depan pendukungnya di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (14/5), Prabowo menegaskan tidak akan menyerah untuk mencari keadilan kepada KPU.

“Kami masih menaruh secercah harapan, tapi yang jelas sikap saya adalah saya akan menolak hasil penghitungan yang curang,” kata Prabowo saat menutup acara Pemaparan Data Kecurangan Pemilu 2019.

Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pilpres 2019 masih menempatkan pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dari pasangan Prabowo-Sandi. Dari suara yang masuk sekitar 80 persen, Jokowi-Ma’ruf unggul lebih dari 13 juta suara dari Prabowo-Sandi.

Dalam Situng KPU per Selasa (14/5) pukul 08.30 WIB, Jokowi-Ma’ruf meraih 69.566.654 suara atau 56,32 persen, sementara Prabowo-Sandi mendapat 53.947.325 suara atau 43,68 persen.

Prabowo mengingatkan penyelenggara KPU agar bersikap adil dan jujur dalam melakukan perhitungan.

“Kami mengimbau, insan-insan di KPU. Kami mengimbau kau anak Indonesia yang ada di KPU,” katanya.

“Sekarang nasib masa depan Indonesia ada di pundak mu kau yang harus memutuskan, kau yang harus memilih menegakkan kebenaran dan keadilan demi keselamatan bangsa Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Bawaslu meminta pihak capres Prabowo Subianto melaporkan dugaan kecurangan penghitungan suara pemilu saat rekapitulasi. Menurut Bawaslu, jika ada kecurangan yang terbukti, akan diperbaiki saat rekapitulasi digelar.

“Sebaiknya kalau ada kecurangan segera di laporkan waktu rekapitulasi sehingga kemudian bisa diperbaiki kalau terbukti ya. Di daerah-daerah gitu juga,” kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja saat dihubungi, Rabu (15/5/2019).

Tinggalkan Balasan