Polisi Malaysia Amankan Surat Suara Tercoblos

0
20

Jakarta NAWACITA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra, mengklarifikasi informasi yang menyebutkan surat suara tersebut dianggap ‘sampah’.

Dalam keterangan tertulisnya Ilham menjelaskan, arti kata dianggap sampah bukan lah sampah yang dibuang ke tempat sampah. Tapi maksudnya surat suara tercoblos itu tidak dihitung.

“Mengklarifikasi pernyataan sebelumnya, maksudnya bukan sampah (sampah yang dibuang ke tempat sampah). Namun, maksudnya adalah surat suara tercoblos itu tidak dihitung sampai ada hasil investigasi dari PDRM (Polisi Diraja Malaysia) dan rekomendasi Bawaslu mengenai temuan surat Suara tercoblos tersebut,” jelas Ilham.

Dikatakannya, pihak PDRM saat ini telah mengamankan surat suara tercoblos yang ditemukan di Kajang, Selangor, Malaysia. Surat suara tersebut kemudian akan diinvestigasi oleh polisi.

“Kan mau diinvestigasi. Mungkin saja saat ini diamankan di lokasi lain,” ujarnya.

Meski KPU menanti hasil investigasi dan rekomendasi, Ilham mengatakan pihaknya tetap menangani kasus ini dengan serius.

“Kami tetap serius menanggapi kasus ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Ilham menyatakan surat suara yang diduga tercoblos di Selangor, Malaysia, sudah dianggap sebagai sampah. Alasannya, belum bisa dipastikan keasliannya mengingat KPU tidak diberikan akses oleh polisi setempat untuk memeriksa temuan surat suara itu.

“Kami tidak menghitung yang (surat suara) ditemukan itu, dianggap sampah saja,” kata Ilham Saputra ditemui di kantor KPU RI di Menteng, Jakarta Pusat, Ahad.

Tidak dihitungnya surat suara yang diduga tercoblos itu, lanjut dia, tidak akan mempengaruhi ketersediaan surat suara khususnya untuk metode pemungutan lewat pos. “Jadi jangan digeneralisasi terjadi di Malaysia, ini hanya terjadi di Kuala Lumpur, itu harus dipahami. Jadi yang pos sudah ada,” katanya.

Meski demikian, menurut dia, kondisi itu tidak mempengaruhi proses pemungutan suara khususnya di Kuala Lumpur, Malaysia karena proses demokrasi itu tetap berjalan. Proses pemungutan suara di Malaysia berlangsung sesuai jadwal yakni Minggu 14 April 2019.

Tinggalkan Balasan