Pengamat: Hasil Pilpres Tak Jauh Beda dari Hasil Survei

0
563

Jakarta NAWACITA – Pengamat politik memprediksi hasil pemilihan presiden (pilpres) 2019 tidak akan berbeda jauh dengan hasil survei sejumlah lembaga.

Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, mengatakan, survei yang trend hingga saat ini, pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin unggul atas pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kalau melihat kecenderungan trend survei, tetap Jokowi yang unggul. Di survei itu kan nyaris tidak ada pergerakan signifikan melampaui elektabilitas Jokowi, terutama survei-survei yang dikeluarkan oleh lembaga yang secara reguler melakukan survei. Bukan lembaga survei yang hanya muncul 5 tahun sekali,” papar Adi di Jakarta, Selasa (16/4).

Adi pun memprediksi Jokowi akan unggul atas Prabowo sebagaimana tren survei yang mengemuka selama ini. Unggulnya bisa dua atau satu digit.

“Kalau toh didiskon jadi satu digit, Jokowi kan tetap unggul. Itu artinya selama kampanye, debat kandidat, itu memang tidak terlampau mengubah peta politik,” terangnya.

Kalaupun terjadi kenaikan elektabilitas Prabowo-Sandi, itu dinilai berasal dari swing voters. Bukan berarti pemilih 01 berpaling ke 02. Sebab pemilih Jokowi-Ma’ruf juga trennya naik. Posisi swing voters disebut kian terjadi penurunan menjelang hari H pencoblosan.

“Artinya tidak ada migrasi pemilih dari 01 ke 02. Kecenderungannya hanya saling memperebutkan swing voter itu. Jokowi tidak memiliki tren turun, prabowo juga demikian. Artinya strong voter kedunya tidak ada yang pindah,” ujarnya.

Merujuk data itu, Adi berpendapat, hasil Pilpres 2019 mendatang tidak akan jauh berbeda dari kebanyakan hasil survey.

“Kalaupun ada kecendrungan berubah, berubahnya tidak akan terlalu banyak. Misalnya diprediksi menang 10-15 persen, kalaupun toh error, (margin error) survei itu kan 4 persen. Paling jatuhnya menang 10-11 persen. Itu margin error yang masih bisa ditoleransi,” jelasnya.

Seperti diketahui, beberapa hasil survei sejumlah lembaga menempatkan Jokowi-Ma’ruf unggul atas Prabowo-Sandi. Misalnya saja Charta Politika yang menempatkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di angka 55,7 persen, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga sebesar 38,8 persen.

Begitu pula hasil survei Indo Barometer, Jokowi-Ma’ruf juga unggul atas Prabowo-Sandi, paslon 01 memeroleh elektabilitas 59,9 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 40,1 persen.

Kemudian hasil survei Median, elektabilitas paslon 01 sebesar 47,2 persen dan 39,5 persen untuk paslon 02.

Tinggalkan Balasan