Pemprov DKI Pantau Proses Hukum Pelaku Kekerasan Terhadap Kader Jumantik

0
36

Jakarta NAWACITA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui tiga kader Jumantik Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang mendapatkan tindakan kekerasan dari oknum warga saat melakukan kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk pada Minggu (2/3).

Anies menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus memantau dan mengawal kasus kekerasan pada kader Jumantik tersebut.

“Ini kejadianya kasus bukan pola. Sebab ini baru pertama kali terjadi kepada kader Jumantik kita. Ke depan kalau ada tanda-tanda perlakuan tidak menyenangkan segera melapor. Kita tidak biarkan kejadian seperti ini berlalu tanpa ada hukuman setimpal,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Minggu.

Ketiga kader Jumantik tersebut, ditegaskan Anies, telah mematuhi SOP yang ada dan sedang melaksanakan tugas, sehingga posisi mereka saat ini adalah korban.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun sangat menyayangkan kejadian tersebut.

“Sangat disayangkan kejadian ini menimpa mereka, karena ini kasus jadi kita serahkan kepada yang berwajib. Pelaku pun saat ini sudah ditahan di Polsek Jagakarsa,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kader Jumantik merupakan garda terdepan kesehatan masyarakat dan menurutnya dengan kejadian ini kader Jumantik masih tetap semangat.

“Kejadian ini memacu kader untuk semakin bersemangat menjaga kesehatan masyarakat. SOP ke depan kita akan bahas apakah ada yang perlu ditambahkan lagi atau tidak,” tuturnya.

Diketahui, tiga kader jumantik Felicia (38), Djayanti (38), dan Nur Azizah (40), menjadi korban penganiayaan oleh seorang warga yang menolak kehadiran kader jumantik di kediamannya, pada Jumat (1/2). Ibu-ibu kader Jumantik itu sedang melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Namun seorang warga bernama Marwan Sangaji (39), menolak rumahnya diPSN, malah mengamuk dan memukul ibu-ibu tersebut.

Ketiganya dianiaya hingga mengelami luka memar dan lebam di bagian wajah dan lengannya. Sementara Marwan kini sudah diamankan polisi.

Tinggalkan Balasan