Pembangunan Jalan Tol Bocimi 54 Km Diprediksi Rampung 2021

0
46

Jakarta NAWACITA – Konstruksi seksi 2 pembangunan jalan tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) sepanjang 11,90 kilometer akan segera dimulai. Konstruksi ini merupakan kelanjutan dari seksi 1 yang sudah beroperasi sejak Desember 2018 lalu.
Seksi ini merupakan lanjutan dari seksi 1 yang sudah beroperasi sejak Desemebr 2018.

Ruas jalan tol yang dibangun oleh PT Trans Jabar Tol, anak usaha PT Waskita Toll Road ini totalnya sepanjang 54 kilometer.

Saat ini, jalan tol Bocimi baru beroperasi pada seksi 1 sejauh 15,35 kilometer. Operasional sudah dimulai pada Desember 2018 tanpa penerapan tarif. Tarif baru berlaku pada 1 Februari 2019 lalu. Tarif termurah dipatok Rp12.000 (golongan I), sedangkan tarif termahal Rp24.000 (golongan V).

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Muhammad Sadali mengatakan, konstruksi seksi 2 ini bisa rampung pada pertengahan 2021.

“Kami sudah mulai konstruksi Januari kemarin. Kami bangun dua jembatan dulu yang desainnya sudah disetujui (Ditjen) Bina Marga,” kata Sadali, Jumat (8/2).

Ia menjelaskan, progres pembebasan lahan di seksi 2 yang menghubungkan Cigombong—Cibadak telah mencapai 65 persen. Pembebasan lahan itu akan terus dilakukan hingga tuntas sambil kontruksi berjalan.

Rencananya, lanjut Sadali, Waskita Toll Road akan memperpanjang trase jalan tol hingga Ciranjang, Cianjur sejauh 30 kilometer. Perpanjangan tersebut akan tertuang dalam amendemen perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT).

PT Trans Jabar Tol juga bakal mengupayakan pembebasan lahan di seksi 3 (13,70 kilometer) dan seksi 4 (13,05 kilometer) yang saat ini baru mencapai 5%.

Jalan tol Bocimi sudah digagas sejak 22 tahun silam. Pada 1996, konsesi tol jalan tol ini dipegang oleh PT Bukaka Teknik Utama.

Krisis ekonomi yang terjadi pada 1998 membuat rencana pembangunan jalan tol terhenti. Konsesi jalan tol sempat dipegang oleh Bakrie Group, kemudian MNC Group sebelum akhirnya diakuisisi oleh Waskita Toll Road pada 2015.

Tinggalkan Balasan