Pilkada 2018 Harus Berjalan Dengan Nilai Gotong Royong

0
20
Keterangan: Politisi Partai PKS, Adang Sudrajat

Jakarta, NAWACITA-  Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Adang Sudrajat kembali menggaungkan nilai-nilai gotong royong yang sempat populer di masa Orde Baru. Menurutnya gotong royong bisa kembali dihidupkan dalam mempertahankan kerukunan bermasyarakat terutama dalam menghadapi pilkada.

Beberapa pelaksanaan pilkada, banyak sekali perbedaan yang muncul. Benturan antar golongan dan budaya sering kali dijadikan bawan pilkada yang membuat keresahan. Menghadapi hajaran besar secara serentak di berbagai wilayah kota dan kabupaten sebaiknya disambut dengan kegembiraan dan keceriaan dalam menentukan pemimpin.

“Faksi di masyarakat akibat pilkada, akan dapat ditekan sebesar-besarnya dengan nilai-nilai sejarah bangsa yang telah diajarkan turun-temurun hingga saat ini. Gotong-royong, silih asah, silih asih, silih asuh, akan menjadi benteng persatuan kita di masyarakat menghadapi pesta demokrasi yang aman, tentram, dan kondusif,” ujar politikus yang juga dokter ini melalui rilisnya, Kamis (8/3) lalu.

Politisi asal PKS ini menyampaikan agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan situasi apapun yang dapat memperkeruh suasana bermasyarakat. Antisipasi penguatan mental terhadap provokasi akibat salah arti dalam menjalankan proses demokrasi di tahun politik yakni Pilkada Serentak 2018 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 harus terus ditingkatkan. Masyarakat sangat perlu tahan terhadap hasutan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan situasi politik yang makin panas terutama pada daerah yang melangsungkan pilkada.

“Saya berharap, suluruh warga Kabupaten Bandung Barat khususnya, dan seluruh Indonesia umumnya, mampu menghadapi situasi pilkada serentak dan pemilu legislatif serta pemilihan presiden dengan baik tanpa adanya riak-riak yang mengakibatkan perpecahan. Bangsa ini kuat karena rakyatnya bersatu tidak terpecah-belah,” pungkas Adang Sudrajat.

Tinggalkan Balasan