Nasehat JK ke Jokowi Atas Berbagai Hasil Survei

0
38

Jakarta, NAWACITA– Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang bertarung di Pemilu 2019 untuk tidak memikirkan hasil survei.

Sebagaimana kenangan JK yang tidak memikirkan hasil survei saat melakukan kampanye bersama Presiden Joko Widodo bertarung di pemilu 2014.

“Waktu saya kampanye dengan Pak Jokowi, kalau beliau baca hasil survei saya bilang ‘tutup, nggak usah dibaca’. Memangnya kalau (elektabilitas) kita naik, kalau gembira, kemudian berhenti kampanye? Atau memangnya kalau rendah, kita menangis, lalu tidak kerja?” kata Wapres JK dalam acara Kadin Talks di Menara Kadin Indonesia Jakarta, Kamis (31/1).

Bagi JK, seorang calon pemimpin bangsa harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat Bekerja membangun bangsa ini merupakan hal yang terpenting untuk dilakukan.

“Paling penting itu kita kerja keras. Pokoknya kerja maksimal saja, pokoknya di negeri ini harus maksimal saja kerjanya,” jelasnya.

Prinsip tersebut, kata JK, berlaku juga untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bergerak di angka sekitar lima persen, meskipun di bawah target pemerintahan Jokowi-JK untuk mencapai angka tujuh persen.

“Kalau ekonom bikin perkiraan atau bikin ramalan, (itu) paling enak, paling gampang karena selalu ada ‘ceteris paribus’. Kalau kita begini, akan maju sekian, jadi kalau terjadi tidak sesuai (atau) kalau yang salah, mengiyakan,” imbuhnya.

 

(Red: Restu, sumber Ant/TS)

Tinggalkan Balasan