Akui Gagal Pimpin PSSI, Edy Rahmayadi Mundur sebagai Ketum

0
23

Badung NAWACITA – Setelah memimpin PSSI selama tiga tahun tepatnya sejak 2016, Edy Rahmayadi akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya sebagai ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Keputusan tersebut dikemukakannya dalam kongres tahunan PSSI yang digelar di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/1).

Di forum itu, Letjen purnawirawan yang terpilih menjadi Gubernur Sumatra Utara pada Pilgub 2018 tersebut, menganggap dirinya gagal menjalankan organisasi dan berharap seluruh elemen PSSI tetap akur.

Sebelum mundur dari PSSI, Edy merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatra Utara, Ketua umum PSSI, dan Ketua Dewan Pembina PSMS Medan.

Edy menegaskan pengunduran dirinya, sekaligus menyampaikan pesan agar perjuangan PSSI diteruskan.

Dalam pidato penutupnya. Edy mengatakan bahwa dirinya telah berbuat yang terbaik untuk PSSI, dan meskipun ada kekurangan itu semua semata karena kekurangannya sebagai manusia biasa.

“Saya serahkan bendera ini. Saya berarti dengan sah detik ini, saya tinggalkan mulai detik ini saya serahkan kepemimpinan ini akan dilanjutkan. saya tak mau ada yang mengkhianati keputusan saya ini,” ujar Edy dengan tegas di hadapan kongres PSSI.

Selain itu, Edy juga menyampaikan pesan terakhirnya untuk PSSI agar menjadi semakin besar.

“Saya mohon maaf sekali lagi apabila ada kata-kata yang tak tepat. apabila ada perbuatan-perbuatan yang kurang baik, saya manusia biasa.  Saya berusaha berbuat yang terbaik. Sekali lagi, besarkan PSSi kita!,” seru Edy.

Tinggalkan Balasan