Marinus Gea: Setelah Fitnah Saya, Finsen Mendrofa Mencoba Cuci Tangan

0
124
Keterangan: Marinus Gea Anggota DPR RI Fraksi PDI P (tengah) terlapor yang difitnah oleh Finsen Mendrofa dalam dugaan kasus jual beli tanah.

Jakarta, NAWACITA– Permohonan maaf dari kuasa hukum Roslina Hulu, Finsen Mendrofa tidak diterima oleh terlapor Marinus Gea. Finsen Mendrofa melakukan permintaan maaf ini disampaikan melalui pemberitaan disejumlah media.

 

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini dilaporkan oleh Finsen Mendrofa sebagai kuasa hukum karena Marinus Gea diduga melakukan penipuan atas jual beli tanah.

 

Marinus Gea sebagai terlapor menganggap Finsen Mendrofa seperti mencuci tangan setelah kasus yang dilaporkanya tidak memenuhi unsur pidana dan dihentikan oleh Bareskrim .

 

“Jelas – jelas Bareskrim menutup kasus tersebut, karena tak cukup bukti. Tapi ini mengapa seolah dia (FM – red) yang mencabut laporannya,” ungkapnya saat ditemui di kantor DPD Taruna Merah Putih Banten, Sabtu (02/06/2018).

 

Ia menganggap permohonan maaf yang disampaikan oleh Finsen Mendrofa seakan-akan tidak memiliki nilai ketulusan. Dan ini terlihat dengan cara-cara yang dilakukan oleh Finsen Mendrofa menyampaikan permohonan maaf.

 

“Akhirnya saya berpendapat bahwa saudara Finsen tidak tulus. Padahal sudah jelas-jelas dia bersalah,” tegasnya.

 

Marinus menegaskan, meskipun kuasa hukum Roslina Hulu sudah meminta maaf, proses hukum terkait pencemaran nama baik dirinya tetap berjalan.

 

“Biarkan proses hukum berjalan. Karena saya sangat dirugikan atas persoalan ini, bukan hanya materi, tetapi psikologis keluarga besar saya juga terganggu atas pemberitaan di media massa dan media sosial,” ujarnya.

 

Marinus Gea sangat menyanyangkan langkah pelaporan dari Finsen Mendrofa sebagai kuasa hukum dari Roslina yang menyebabkan kerugian. Pelaporan kasus dugaan penipuan jual beli tanah di Nias Sumatera Utara tersebut diberitakan Finsen Mendrofa disejumlah media dan disampaikan ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

 

“Saya mempunyai itikad baik jika mereka tidak menempuh jalur hukum. Namun karena terjadi pelaporan ke Bareskrim dan MKD DPR RI maka sekarang saya menempuh jalur hukum juga atas pencemaran nama baik, tandasnya.

 

 

Red: Ibnu, sumber Istimewa

Tinggalkan Balasan