KPK Diminta Menahan Mensos Idrus Marham dan Dirut PLN Sofyan Basir

0
288
Gedung KPK

Jakarta, NAWACITA-  Dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Riau-1 diminta untuk segera dituntaskan sampai ke akar-akarnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini disampaikan dalam orasi ratusan orang yang tergabung dalam elemen bernama FRAKSI (Front Rakyat Anti korupsi) menggelar aksi di Gedung KPK, Senin (20/8).

Mereka menuntut lembaga antirasuah itu untuk segera menangkap Dirut PLN Sofyan Basir dan Menteri Sosial Idrus Marham, yang diduga terlibat patgulipat kasus tersebut.

Menurut koordinator aksi, Fahmi, ulah Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dengan Johanes Budisutrisno Kotjo, pemilik BlackGold Natural Resources Limited-rekanan anak perusahaan PLN dalam proyek Riau-1 itu tak lepas dari buruknya tata kelola perusahaan setrum milik negara.

“Sebelumnya juga ada bau anyir KKN di proyek PLTD. Oleh karena itu kita dukung KPK usut semuanya,” kata Fahmi dalam orasinya di depan gedung KPK.

Kasus suap proyek PLN di PLTU-1 berawal dari akibat operasi tangkap tangan KPK kepada Wakil Ketua Komisi Energi DPR RI, Eni Saragih dengan pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

Eni dan Kotjo sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, dan menyeret nama Mensos Idrus Marham serta Dirut PLN Sofyan Basir.

 

 

(Red: Juan, sumber TS)

Tinggalkan Balasan