Konsep FAST Baitullah Bersama Aida Tourindo Wisata, Ibadah ke Tanah Suci Lebih Bermakna

0
49

Bekasi NAWACITA – Sebuah biro perjalanan wisata muslim mengajak para muslim beribadah ke tanah suci menjadi lebih bermakna.

PT. Aida Tourindo Wisata, berdiri sejak tahun 2000, kini mengepakkan sayapnya dengan membuka kantor baru di Kota Bekasi, PT Renata Wisata Prima.

Direktur Eksekutif Aida Tourindo Ridwan Mukri, menyampaikan, pihaknya berupaya memberikan solusi membangun peradaban dan akhlak bagi masyarakat yang ingin melakukan ibadah haji dan umrah.

Solusi ini, kata dia, diberikan dengan menawarkan konsep FAST Baitullah. Konsep ini mengaplikasikan Fast personality for success.

Ia mengatakan umroh adalah sebuah ibadah penuh makna yang senantiasa dilakukan umat islam sebelum mereka mampu melaksanakan ibadah haji.

“Biro perjalanan kami berusaha membuat ibadah umroh lebih bermakna dengan sebuah kesungguhan hati dan juga memahami untuk apa serta bagaimana kegiatan tersebut mampu mengubah kehidupan spiritual dan dunia,” kata Ridwan saat acara launching pembukaan kantor operasional PT. Aida Tourindo dan PT Renata Wisata Prima di perkantoran Sun City Square Blok A-26, jalan M. Hasibuan, Bekasi Selatan, Minggu (3/2).

Untuk itu, lanjut Ridwan, konsep Fast Baitullah dihadirkan dengan harapan menjadi sebuah jawaban lebih bermaknanya perjalanan umroh karena tujuan dari konsep ini adalah membangun akhlak jamaah yang akan berangkat umroh berdasarkan empat sifat Rasul dan Asmaul Husna.

Ridwan sedikit bercerita tentang Rasulullah, yang mempunyai empat sifat, yakni Fathonah (cerdas), Amanah (terpercaya), Shiddiq (benar perkataan dan perbuatannya), dan Tabligh (punya kemampuan komunikasi yang luar biasa).

“Dan keempatnya itu merupakan arti dari konsep FAST yang ditawarkan,” jelasnya.

Menurut dia, dalam oerjalanan wisata umrah ataupun haji itu, saat di
Madinah para jamaah diajak untuk belajar akhlak dari empat sifat Rasulullah tersebut.

“Dengan FAST ini, saat di Madinah jamaah akan diajak pada sebuah journey, membayangkan sejarah Nabi Muhammad membangun peradaban,” ucapnya.

Ia memaparkan, jamaah diajarkan bagaimana Nabi Muhammad membangun akhlak. Bagaimana perjuangan dan pengorbanan baginda Rasul, keikhlasan mencintai umatnya.

“Sehingga di Madinah jamaah bukan hanya mendapat pahala shalat di Masjid Nabawi saja yang memang pahalanya setara dengan 1.000 kali shalat di Masjid di Indonesia, namun mereka juga mengenal Rasulullah dan para sahabat, yaitu dengan konsep FAST,” paparnya.

“Itu efek yang bisa ditimbulkan sehingga ketika mereka pulang, mereka membawa cinta Rasul melalui FAST ini. Hal ini yang tidak dimiliki oleh travel umroh lain,” imbuhnya.

Hal senada ditambahkan
Direktur Utama PT. Aida Tourindo Wisata, Husen Badeges, tarif paket umrah di perusahaannya dimulai dari Rp 21,5 sampai Rp 24 juta per orang. Biaya itu sudah termasuk tiket pesawat pulang-pergi, perlengkapan umroh, visa, transportasi bus, akomodasi hotel, makan sebanyak tiga kali sehari, pemandu, ziarah dan city tour, asuransi perjalanan, bagasi, air zam-zam dan manasik umroh.

Biaya tersebut, menurutnya, cukup terjangkau dengan pelayanan yang diberikan kepada para jamaah, salah satunya konsep FAST Baitullah.

“Melalui konsep ini diharapkan jamaah yang pulang dari ibadah umroh bisa lebih bermakna dan bisa mengubah kehidupan spiritual dan dunia,” katanya.

Dia menjelaskan dari sekitar 1.000 perusahaan biro perjalanan umroh dan haji, hanya perusahaannya yang menyediakan konsep ini. Konsep ini ditemukan oleh Ridwan Mukri pada 2016 lalu dan mulai diterapkan tahun ini.

 

Tinggalkan Balasan