Kemenpar Umumkan 17 Destinasi Wisata Peraih ISTA 2018

0
55
Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) bersama 17 pemenang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018. (Foto: Kemenpar)

 

Jakarta, NAWACITA– Kementerian Pariwisata mengumumkan 17 pemenang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018 sebagai sebuah program yang bertujuan membangun kesadaran pengelola destinasi pariwisata berkelanjutan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan bahwa ISTA diadakan untuk mensosialisasikan prinsip pariwisata berkelanjutan ke seluruh stakeholders pariwisata. Penilaian ISTA mengacu pada Permenpar No. 14 Tahun 2016 yang diadopsi dari kriteria GSTC (Global Sustainable Tourism Council).

“Indikator penilaian sudah standar internasional. Ini yang  harus dipakai jika mau diakui secara internasional kita harus pakai standar bertaraf internasional,” ujar Arief dalam keterangan tertulis, Minggu (2/12).

Ia menjelaskan ajang penghargaan ISTA 2018 yang pendaftarannya telah dibuka sejak Juli 2018 ini penting dilakukan karena dapat meningkatkan rasa percaya diri, kredibilitas, dan dapat dijadikan sebagai pengukur performansi.

“Ini biasa saya sebut 3C: Confidence, Credibility, Calibration,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dadang Rizki Ratman mengatakan peserta ISTA 2018 yang mencapai 176 mengalami peningkatan jika dibandingkan PADA 2017 dengan total 96 peserta.

“Ini berarti konsep pariwisata berkelanjutan sudah lebih banyak dipahami oleh masyarakat,” ucapnya.

Dalam menerapkan pariwisata berkelanjutan di Indonesia maka yang diperhatikan masyarakatnya, pelestarian alam, dan peningkatan kesejahteraan yang ditambahkan aspek pengelolaan secara profesional.

“Kita namai 3P+1M yaitu, People, Planet, Prosperity, dan Management. Pariwisata berkelanjutan konsepnya adalah Semakin Dilestarikan, Semakin Mensejahterakan,” jelasnya.

Acara puncak ISTA 2018 digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat  (30/11). Juara umum Penghargaan ISTA 2018 diraih oleh Nihi Sumba (Sumba Commitee), Nihiwatu. Untuk kategori penghargaan dalam tata kelola diraih Papua Eksplorers Resort Mandalika, Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas, dan D’Kandank Amazing Farm Depok.

Penerima penghargaan dalam bidang Pemanfaatan Ekonomi kepada Masyarakat Lokal diraih Kawasan Wisata Pantai Pandawa, Kampung Wisata Lodge Maribaya, Kampoeng Cinangneng, dan Desa Pujonkidul.

Sementara, pemenang penghargaan bidang Sosial Budaya diraih Desa Adat Waerebo, Wisata Kei, Ulun Danu Beratan, dan Kampung Belajar Tanoker.

Terakhir, penghargaan dalam bidang Lingkungan diraih oleh Ekowisata Tangkahan, Tanjung Puting, Taman Nasional Bali Barat, dan WAHA Tourism Community (WTC).

 

 

(Red: Oli, Sumber Dtk)

Tinggalkan Balasan