Kemenpar Berencana Bangun Patung Presiden Jokowi Di NTT

0
31
Salah satu patung Presiden Joko Widodo dengan latar belakang Candi Borobudur. (Foto: Ist)

Jakarta, NAWACITA– Kementerian Pariwisata berencana membangun patung Presiden Joko Widodo di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan patung orang nomor satu di Indonesia ini merupakan keinginan masyarakat setempat untuk  menghidupkan destinasi wisata ‘Pohon Asam Jokowi’.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Humas Kementerian Pariwisata Guntur Sakti yang menyatakan bahwa ide ini muncul dari masyarakat setempat.

“Masyarakat setempat berkeinginan untuk menghadirkan (patung) Pak Jokowi. Kepala Desa dan Bupati juga mendukung agar menjadi daya tarik orang datang ke sana, apalagi destinasi digital yang sedang dibangun  membutuhkan positioning. Disana juga sudah ada pohon asam Pak Jokowi, “ kata Guntur, kemarin (6/10).

Patung Jokowi ini sebetulnya untuk menggaet para wisatawan untuk berkunjung seperti halnya dengan dengan patung ‘Jokowi naik sepeda’ di sejumlah bandar udara.

“Pak Menteri mengistilahkan kalau di bandara ada spot poto (dengan) patungnya Pak Jokowi arahnya ke situ tuh. Ya patung kayak ‘Pak Jokowi naik sepeda’. Jadi bukan patung konstruksi. (Nanti) itu hanya spot foto, spot selfie destinasi digital,” terangnya.

Sementara, Guntur mengaku belum mengetahui rencana pembangunan patung Jokowi itu. Ia menuturkan, pembangunan itu bakal digarap langsung oleh pemerintah daerah NTT.

“Diserahkan kepada daerahnya, kapan rencana itu mau dibuat nanti dari pihak kita (Kemepar) siap memberikan asistensi maupun dukungan,” terangnya.

“Inisiatifnya datang dari daerah, Kemenpar menyambut baik sepanjang itu menambah icon dan daya tarik destinasi,”imbuhnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya berkunjung ke Desa Tulakadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (4/10). Desa tersebut memiliki pohon asam berejarah dengan Presiden Jokowi.

Singkat cerita, pada 20 Desember 2014, usai mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Motaain, Jokowi menyempatkan diri duduk bersama warga di bawah pohon asam tersebut dan memberikan uang sebanyak Rp 112 juta kepada warga setempat. Kemudian, warga menamai pohon tersebut dengan sebutan ‘Pohon Asam Jokowi’.

Tinggalkan Balasan