Kemendag Targetkan Peningkatan Kapasitas SDM Perdagangan dengan UNCTAD

0
16
Deputi Sekretaris Jenderal United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Isabelle Durant (kiri) dengan Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita (kanan). (dok.Kemendag)

Jenewa, NAWACITA – Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita melakukan pertemuan dengan Deputi Sekretaris Jenderal United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Isabelle Durant sebagai akhir dari rangkaian kunjungan kerja di Swiss dan Liechtenstein yang berlangsung sejak 8 Mei 2019.

Pada pertemuan itu, Enggar didampingi Wakil Tetap RI Jenewa Hasan Kleib, Dirjen Perundingan Internasional Iman Pambagyo, dan Staf Khusus Menteri Perdagangan Lili Yang Ing. Di awal pertemuan, didiskusikan secara umum peran dan fungsi UNCTAD dalam memaksimalkan perdagangan, investasi, dan pembangunan bagi negara negara berkembang.

Selain itu, UNCTAD juga merumuskan rekomendasi-rekomendasi kebijakan dalam bentuk publikasi, kajian, dan analisis, termasuk melakukan kerja sama teknis dan peningkatan kapasitas.

Enggar mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia harus memastikan bahwa Indonesia memperoleh manfaat yang maksimal dalam perjanjian perdagangan internasional. Namun, Indonesia juga perlu memastikan bahwa semua peraturan nasional Indonesia, harus mematuhi semua peraturan dan persetujuan internasional yang telah disepakati.

“Oleh karena itu, Kemendag mendukung dilakukan kajian berbagai peraturan Kementerian yang berlaku saat ini dan juga menyusun peraturan baru yang tidak diskriminatif dan lebih fasilitatif,” kata Enggar dalam siaran pers Kementerian Perdagangan (Kemendag), Sabtu (11/5/2019).

Pada pertemuan ini, kedua pihak juga menjajaki kesempatan untuk melakukan kerja sama peningkatan sumber daya manusia (SDM). Deputi Sekjen UNCTAD menginformasikan bahwa UNCTAD dapat memberikan dukungan berupa seminar, workshop dan tailor made training program untuk membahas isu-isu yang perlu dipahami lebih lanjut.

Enggar menuturkan, Pemerintah Indonesia yakin bahwa kerja sama pengembangan kapasitas SDM perdagangan dengan UNCTAD, agar dapat meningkatkan pembahaman terhadap peraturan internasional yang ada dan mampu membantu merumuskan peraturan dan perundangan yang menjamin pemanfaatan hasil-hasil perjanjian perdagangan internasional di berbagai sektor.

“Untuk itu, ke depannya Kemendag akan terus melakukan koordinasi dengan UNCTAD agar dapat segera merealisasi kerja sama ini,” ujarnya.

Pertemuan dengan Sekretaris Jendral EFTA

Pada hari yang sama, Enggar juga melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal EFTA, Henri Getaz, yang bertujuan untuk menegaskan kembali komitmen Indonesia dan seluruh negara anggota EFTA untuk segera menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian IE-CEPA.

Sebelumnya, Enggar telah mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri, Kehakiman, dan Kebudayaan Liechtenstein dan Menteri Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Swiss.

“Kunjungan ini penting untuk kembali menegaskan komitmen Indonesia dan EFTA untuk segera menyelesaikan ratifikasi IE-CEPA supaya perjanjian ini dapat segera diimplementasikan dan dimanfaatkan oleh dunia usaha kedua negara,” pungkas Enggar.

Red: Man
Sumber: Rilis

Tinggalkan Balasan