Jokowi: Terduga Teroris Harus Ditangkap

0
75

Jakarta, NAWACITA- pendapat Jokowi dalam penangkapan pelaku terduga teroris, itu semua hal wajar  demi menjaga keamanan Negara Indonesia.

“Ya namanya juga teroris ya harus ditangkap, teroris kok, ya ditangkap. Masa dibiarkan. dalam keamanan negara kan,” ujar Jokowi usai berbuka puasa bersama Partai Golkar di Hotel Sultan, Ahad (19/5).

Tim Densus 88 Antiteror Polisi Republik Indonesia (Polri) telah menangkap 68 terduga pelaku terorisme dan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) sepanjang 2019. “Kami melakukan upaya paksa penangkapan terhadap 68 tersangka,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal.

Dari total tersangka tersebut, Densus 88 telah menahan sebanyak 29 jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) selama Mei 2019. M Iqbal mengatakan, penangkapan pada Mei ini menjadi angka penangkapan paling banyak,”ujar iqbal.

Pada Januari 2019, terdapat empat terduga teroris yang ditangkap. Kemudian pada Februari, satu teroris ditangkap. Pada Maret, polisi menangkap 20 tersangka dan pada April sebanyak 14 terduga teroris ditangkap.

Dari 29 terduga teroris yang ditangkap selama Mei, sebanyak 18 di antaranya ditangkap di Jakarta, Bekasi, Karawang, Tegal, Nganjuk, dan Bitung. Sementara itu, 11 tersangka lain diciduk di Jakarta, Grobogan, Sukoharjo, Sragen, Kudus, Jepara, Semarang, dan Madiun. Mereka disebut telah mengikuti pelatihan di dalam negeri dan selanjutnya berangkat ke Suriah sebagai foreign terrorist fighter (FTF).

Tinggalkan Balasan