Jokowi: Jangan Sampai Agama Dipolitisasi Jadi Komoditas

0
48
Presiden Jokowi saat meresmikan Masjid dan Gedung Sholawat KH. Surowijoyo Pondok Pesantren Singo Ludiro, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (8/4/2017). (Foto: Istimewa)

Nawacitapost.com – Presiden Jokowi mengingatkan tentang keberagaman yang ada di Indonesia, suku/etnis, pulau, dan bahasa. Ada 714 suku tersebar di 17.000 pulau di tanah air.

“Negara kita ini berbeda sekali dengan negara-negara lain. Negara lain itu satu negara hanya 1 atau 2 suku, 1, 2 atau 3 etnis,” ujar Jokowi saat meresmikan Masjid dan Gedung Sholawat KH. Surowijoyo Pondok Pesantren Singo Ludiro, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (8/4/2017) siang.

“Ini terus saya ingatkan. Belum bahasanya yang berbeda-beda. Ini yang perlu, sering saya sampaikan agar kita semuanya menyadari bahwa Bangsa Indonesia ini besar, bangsa besar etnisnya bermacam-macam,” sambungnya.

Dia  mengimbau agar  jangan sampai ada senggolan, jangan sampai ada gesekan di antara sesama anak bangsa. “Kalau rukun kita semuanya, bersatu kita semuanya, itu menjadi sebuah kekuatan besar. Menjadi sebuah potensi yang besar,” ujarnya.

Jokowi berpesan jangan sampai agama  dipolitisasi menjadi sebuah komoditas. “Tetapi pernyataan saya itu juga bukan berarti memisahkan nilai-nilai agama dalam politik. Agama itu sangat penting sekali dalam berpolitik,” ujarnya.

Diyakininya, apabila dalam membuat sebuah kebijakan tanpa dilandasi nilai-nilai agama, nilai-nilai moralitas, nilai-nilai kejujuran, nilai-nilai pengabdian pada rakyat, pada bangsa dan negara, pasti luput kebijakan itu.

“Jadi memang politik dan agama ini harus sambung, tetapi dalam sebuah konteks yang benar. Konteksnya yang harus benar,” tutur Jokowi.

Turut mendampingi Presiden Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Sukoharjo, Kapolda Jateng, Pangdam Diponegoro, dan Pimpinan Pondok Pesantren Singo Ludiro Agung Syuhada. (hadi)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan