Indonesia Berusaha Agar Tidak Ada Lagi Impor Beras di Tahun Ini

0
43
Menteri Pertanian dalam acara Silaturahmi dengan Para Peserta Rapat Pimpinan Nasional HKTI Tahun 2017 di Balai Kartini, Jakarta, Senin (10/4). (Foto: istimewa)

Nawacitapost.com – Kementerian Pertanian terus berupaya agar tahun 2017 tidak ada impor beras. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat Indonesia menjadi lumbung padi dunia.

“Alhamdulillah hari ini tidak impor lagi, kita sudah ekspor,”  ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam Silaturahmi dengan Para Peserta Rapat Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tahun 2017 di Hall Expo, Balai Kartini, Jakarta, Senin (10/4/2017).

Dia menjelaskan, Kementerian Pertanian juga fokus pada peningkatan produksi 11 komoditas utama pertanian, seperti padi, jagung, dan kedelai untuk mempercepat swasembada pangan Indonesia. Dari 11 komoditas tersebut, hanya kedelai yang tahun 2016 mengalami penurunan.

“Alhamdulillah, hari ini mencapai 79 juta ton. Kalau diuangkan itu Rp 36 triliun. Itu baru padi,” tegas Amran Sulaiman menyampaikan pencapaian Kementerian Pertanian tahun 2016.

Ditambahkan Mentan, produksi jagung juga mengalami peningkatan. Sebelumnya saat serah terima produksi jagung mencapai 19 juta ton, saat ini (akhir tahun 2016) mencapai 23,2 juta ton. Impor jagung juga mengalami penurunan sebesar 66 persen, antara lain impor dari Amerika dan Argentina.

Belum lama ini, Kementerian Pertanian juga membangun 3 juta hektar irigasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, pembangunan irigasi yang ditarget selesai 3 tahun, selesai dalam waktu 1 tahun.

“Hanya 1 tahun selesai irigasi tersier 3 juta hektar,” tambah Amran Sulaiman.

Menteri Pertanian menegaskan bahwa pertanian tidak bisa maju tanpa teknologi. Inilah yang mendorong pemerintah melalui Kementan mempercepat bantuan alat pertanian yang saat ini sudah bisa dilakukan melalui penunjukan langsung. Asuransi juga diberikan kepada para petani sebagai bentuk perlindungan dari pemerintah. (rian)

 

Tinggalkan Balasan