HIMNI: Kesyahbandaran Gunungsitoli Abaikan Tugas dan Fungsinya, Dicopot Saja!

0
654
Pelabuhan Gunungsitoli.

Sumut, NAWACITA– Kantor  dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gunungsitoli mengabaikan tugas dan fungsi dalam melaksanaan penjaminan dan pemeliharaan kelestarian lingkungan pelabuhan baik dari sisi keamanan,  ketertiban dan kelancaran arus barang.

Lingkungan pelabuhan Gunungsitoli terlihat kumuh dan tidak terawat sebagai fasilitas umum. Apalagi pelabuhan Gunungsitoli sebagai jalur tranportasi utama arus penumpang dan barang di Kepulauan Nias.

Menanggapi hal tersebut, Turunan Gulo Ketua DPD  Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Sumatera Utara meminta pihak kementrian perhubungan untuk melakukan evaluasi terhadap manajemen KSOP Gunungsitoli.

Baca Juga: http://nawacitapost.com/melihat-lebih-dekat-pelabuhan-gunungsitoli-yang-amburadul/

“Pelabuhan Gunungsitoli gerbang utama masuk dan keluar baik penumpang dan barang. Mana tanggung jawab dari KSOP dalam menjalankan fungsi dan tugasnya dalam memelihara kawasan pelabuhan. Kemenhub harus melakukan evaluasi terhadap KSOP Gusit,” ucap Turunan kepada Nawacitapost, Juma’at (15/3).

Dijelaskanya, bila merujuk dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 36 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan maka sangat jelas sekali ada 11 tugas KSOP disetiap wilayah dan klasifikasi kelas.

“Sebagai panjang tangan Kemenhub di wilayah kabupaten atau Kota tidak sepantasnya KSOP Gunungsitoli mengabaikan tugas dan fungsinya,” tandas Turunan.

Baca juga: http://nawacitapost.com/infrastuktur-pelabuhan-gunungsitoli-makan-korban-knpi-kemana-ksop/

Tinggalkan Balasan