Harga Mulai Turun, Kemendag Pastikan Stok Bawang Putih di Ritel Modern Aman

0
16
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Tjahya Widayanti.

Tangerang Selatan, NAWACITA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memantau ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) dan kestabilan harga jelang Lebaran 2019.

Pada Jumat (10/5/2019) kemarin, Kemendag diwakili oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bapok, khususnya bawang putih, di Giant Ekstra CBD Bintaro, Tangerang Selatan.

“Saat ini, harga bawang putih sudah mulai turun dan stok bawang putih aman tersedia di ritel modern seluruh Indonesia,” kata Tjahya.

Dia juga menyampaikan, Kemendag telah melaksanakan rapat koordinasi bersama pelaku usaha serta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) pada 8 Mei 2019.

Rapat koordinasi tersebut menghasilkan kesepakatan harga jual bawang putih honan/sico curah di ritel modern sebesar 35 ribu rupiah per kilogram. Sedangkan, bawang putih kating dijual dengan harga 40 ribu rupiah per kilogram. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan harga bawang putih di pasar.

Kemendag mengimbau APRINDO untuk mempublikasikan harga penjualan bawang putih 35 ribu rupiah per kilogram melalui spanduk di setiap gerai/outlet milik anggota APRINDO di seluruh Indonesia, sehingga dapat diketahui masyarakat bahwa harga bawang putih mulai turun.

Sedangkan untuk upaya stabilisasi harga di pasar rakyat, pada 6 Mei 2019 Kemendag juga telah melaksanakan rapat koordinasi dengan para pelaku usaha dan menyepakati harga bawang putih honan/sico di tingkat konsumen sebesar 32 ribu rupiah per kilogram.

Operasi Pasar

Sejak 18 April 2019, operasi pasar bawang putih telah dilakukan di beberapa daerah, seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Lampung, Jambi, dan Riau.

Selain itu, operasi pasar bawang putih ini akan dijadwalkan di beberapa daerah lainnya. Hingga 7 Mei 2019, pada OP telah digelontorkan sebanyak 375,8 ton bawang putih di 13 Provinsi tersebut dan memberikan dampak yang positif, yaitu menurunkan harga komoditas ini.

“Saat ini, OP tengah berlangsung di Bandung dengan jumlah bawang putih yang digelontorkan sebanyak 4 ton dan dijual dengan harga 30 ribu rupiah per kilogram di tingkat konsumen. Kemendag akan terus menggelar OP hingga harga bawang putih stabil,” ujar Tjahya.

Operasi Pasar yang dilakukan dan pasokan bawang putih yang melimpah dalam waktu dekat diharapkan akan mampu menurunkan harga di bulan puasa ini.

Red: Man
Sumber: Rilis

Tinggalkan Balasan