Guru SD Di Tangkap Polisi Karena Ancam Bunuh Jokowi

0
74

Surabaya, NAWACITA- Kesatuan Kepolisian Jawa Timur, yang seorang guru Sekolah Dasar (SD) Pamekasan  di tangkap Polisi karena menghina kepala Negara atau Presiden Dan bukan hanya itu saja yang dia hina melainkan  tokoh-tokoh Negara.

Kabid Humas Polda Jawatimur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, penangkapan terhadap yang bersangkutan dilakukan lantaran mengancam membunuh Presiden Joko Widodo melalui akun Facebooknya,”Ujar Frans Barung.

Frans Barung Mangera menyampaikan juga, selain menghina presiden, melalui akun Facebook atas nama Putra Kurniawan, Chairil juga turut menghina tokoh-tokoh lain. “Dia menghina Menkopolhukam dan menghina Preside Jokowi. Kita akan rumuskan ke ahli bahasa dan pidana setelah ini,” ujar Barung saat menggelar komferensi pers di Mapolda Jatim, Surabaya, Ahad (19/5).

Masih lewat postingan di dinding Facebooknya, lanjut Barung, Chairil juga menantang polisi untuk menangkapnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, kata Barung, pelaku mengaku, mengancam presiden karena ikut-ikutan Ramaikan politik.

Namun demikian, polisi masih akan terus melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Cecep Susatya mengatakan, pelaku ditangkap setelah kepolisian mendapat laporan terkait adanya ujaran kebencian terhadap presiden pada 9 Mei 2019.

“Kita profiling ternyata memakai akun Putra Kurniawan, guru SD honorer. Pada hari Sabtu tanggal 18 Mei, kami menangkap di tempat kerjanya di sebuah SD,” katanya.

Oleh karena itu, pelaku pengancaman kabinet Negara ini memposting hal hal yang tidak senonoh yg ada ujaran kebencian

Pelaku pemosting tersebut menyampaikan hanya ‘’ikut ikutan politik saja’’, dalam kasus tersebut pelaku di jerat pasal 28 ayat (2) UU ITE, dengan ancaman penjara 6 (enam) tahun dan/atau denda 1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

 

Tinggalkan Balasan