Fadli Zon: Prabowo Tidak Mundur Sebagai Capres, Kasus Hoaks Ratna Masalah Kecil

0
169
Foto yang beredar setelah Ratna Sarumpaet dianiaya oleh orang tak dikenal dan bertemu dengan politisi Gerindra Fadli Zon. (sumber sindonews)

Jakarta, NAWACITA– Kebohongan Ratna Sarumpaet yang membuat simpati para elite partai oposisi hingga Capres Prabowo Subianto tidak menjadi beban bagi pemenangan dari Capres nomor urut 2.

Prabowo Subianto yang maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019 tidak akan mundur setelah menjadi korban fitnah, beredarnya kasus hoaks yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet.

Dikatakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon, kasus Ratna tidak selayaknya direspon berlebihan karena persoalan kecil. Capres Prabowo tidak akan mengundurkan diri setelah ikut bersimpati terhadap hoaks tersebut.

“Enak saja, memangnya apa? Ini persoalan kecil, bahwa ada insiden seperti ini mungkin Ratna juga berbohong baru kali ini, saya juga tidak tahu,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, (4/10).

Dia menilai respon Prabowo membela dugaan penganiayaan yang dialami Ratna sebelum diakuinya bohong merupakan sikap jujur karena merasa terusik dengan pengakuan Ratna.

Menurut dia, sikap terusik Prabowo tersebut didasari adanya perlakuan yang tidak menyenangkan yang dialami Neno Warisman dan Novel Baswedan sehingga jangan sampai terulang kembali.

“Ada yang namanya indikator-indikator yang membuat orang mempunyai kekhawatiran, ketakutan, bahwa kekerasan ini bisa menjadi modus. Kami ingin mengungkap ini,” ujarnya.

Fadli yang merupakan anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu meyakini kasus tersebut tidak akan menggerus elektabilitas Prabowo.

Hal itu karena masyarakat akan melihat apa yang dilakukan Prabowo adalah membela kemanusiaan dan menegakkan hukum yang sesuai kalau itu terjadi penganiayaan.

“Saya kira orang akan melihat seperti itu bahwa Prabowo memang mau membela. Tapi begitu kita tahu yang bersangkutan membohongi kita, ya kita juga harus meminta maaf,” katanya.

Setelah kejadian ini, pihaknya akan lebih berhati-hati dalam menerima informasi.

 

 

(Red: Hulu, sumber Antara)

Tinggalkan Balasan