Diminta Rombak Pansel KPK Pilihan Jokowi

0
214

Jakarta, NAWACITA- calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pilihan Jokowi terus menuai protes. Praktisi Hukum Antikorupsi menilai, Jokowi harus merombak Pilihannya Tersebut.

“Keputusan tersebut memiliki risiko besar pada KPK selama empat tahun ke depan karena akan dipimpin oleh orang yang tidak kompeten atau justru melemahkan KPK. Artinya, masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia sedang dipertaruhkan,” kata Alghiffari dalam keterangan tertulis, Ahad (19/5).

Alghiffari merinci empat permasalahan dalam pansel KPK. Empat permasalahan itu pertama, tidak relevannya kompetensi beberapa anggota Pansel KPK dengan isu dan kebutuhan KPK. Kedua, adanya anggota Pansel KPK yang rekam jejaknya tidak jelas terkait pemberantasan korupsi.

Ketiga, adanya anggota Pansel KPK yang diduga memiliki permasalahan independensi. Keempat, adanya anggota Pansel KPK yang memiliki permasalahan integritas, pernah melakukan kecurangan dalam tes pejabat publik dan tidak transparan dalam laporan kekayaan.

Alghiffari menilai, pansel merupakan proses signifikan dalam menentukan calon pimpinan KPK. Selain itu, sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa ada banyak pihak yang ingin melemahkan KPK.

“Salah satunya dengan memasukkan orang-orang yang tidak kompeten, mudah diancam, atau bahkan “Kuda Troya” yang justru memiliki misi melemahkan KPK,” ujar dia.

Dia mengatakan, pansel harus bisa menyaring orang-orang tersebut dan menyodorkan orang terbaik kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kalau pilihan Dari Dewan Perwakilan rakyat Tentu orang Baik.

Tinggalkan Balasan