Dianggap Berhasil Menegakkan HAM, Pemerintah Kenya Study Visit di Kemenkumham

0
86
Dirjen HAM Mualimin Abdi saat menerima delegasi pemerintah Kenya

Jakarta, NAWACITA– Pemerintah Kenya melakukan kunjungan di Kementrian Hukum dan HAM untuk mempelajari perkembangan penegakan Hak Azasi Manusia di Indonesia.

The Hon. Maina Kamanda pimpinan Delegasi Kenya menilai pemerintah Indonesia melalui Kemenkumham telah berhasil melakukan penegakan HAM.

Kami melihat Indonesia berhasil dalam melakukan penegakan HAM, dan hal ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan Study Visit, ujar Maina Kamanda di saat berdiskusi dengan Mualimin Abdi Dirjen HAM, Jakarta beberapa waktu lalu (27/7).

Delegasi Select Committee on National Cohesion and Equal Opportunity Kenya melakukan pembahasan sekaligus komparasi dalam masalah pelaksanaan regulasi HAM di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan Anak. Enam orang delegasi yang hadir dari komisi itu sendiri merupakan anggota Parlemen Kenya yang merepresentasikan komunitas-komunitas sosial di Kenya yang terfokus dalam permasalahan HAM.

Di Kenya sendiri, sekolah-sekolah masih menerapkan hukuman yang keras bagi siswa-siswinya, karena jika dihentikan maka kedisiplinan menurun, namun hal ini melanggar HAM ujar salah satu delegasi Kenya The Hon. Jayne Njeri Wanjiru Kihara, M.P.

Menanggapi pernyataan tersebut, Dirjen HAM Mualimin Abdi, menyatakan bahwa di Indonesia, dulu juga menerapkan hal yang sama, dimana menggunakan fisik sebagai hukuman bagi siswa-siswi yang melakukan kesalahan.

Namun, hal tersebut sudah tidak diterapkan lagi saat ini, dikarenakan penggunaan fisik sebagai hukuman di sekolah dianggap perbuatan yang melanggar hukum dan dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib, tandas Mualimin.

Meskipun hukuman fisik sudah tidak dilakukan, lanjut Dirjen HAM, penurunan disiplin memang banyak terjadi, namun kebanyakan di kota-kota kecil. Kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung tidak terlalu banyak terpengaruh.

Hal ini berkaitan dengan sistem peradilan pidana Indonesia yang mengadopsi prinsip restorative justice, terciptanya keadilan yang seimbang bagi korban serta pelakunya sendiri, ujar Mualimin.

Dalam paparannya, Dirjen HAM juga menyampaikan mengenai upaya-upaya yang dilakukan Indonesia dalam rangka menegakkan HAM dengan mendorong lembaga legislatif terkait dengan perumusan produk hukum atau regulasi terkait, serta mengoptimalisasi lembaga-lembaga seperti Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komisi Perempuan, dan sebagainya.

Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia sangat diapresiasi oleh keenam delegasi dari Kenya. Kenya juga sangat mengharapkan agar Indonesia dapat melakukan kunjungan ke Kenya, untuk menceritakan secara langsung mengenai isu penegakan HAM yang telah dilakukan Indonesia.

 

 

(Red: Faiz, sumber Kemenkumham)

Tinggalkan Balasan