Cerita Pemukulan Ratna Yang Dihajar Babak Belur Berujung Hoaks

0
65
Petinggi Gerindra bertemu dengan aktifis Ratna Sarumpaet.

Jakarta, NAWACITA– Aktifis Ratna Sarumpaet mengaku dianiaya orang tidak dikenal di sekitar Bandara Husein Saatranegara, Bandung, Jawa Barat 21 September 2018.

Ratna sebagai salah satu anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno melaporkan kejadian tersebut kepada Prabowo Subianto dan Fadli Zon.

Dalam rilis yang didapatkan oleh awak media, (2/10), Nanik S Deyang Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi membenarkan jika aktifis Ratna melaporkan kejadian tersebut kepada petinggi partai Gerindra.

“Sore ini setelah agak pulih ia melaporkan ke Pak Prabowo kejadian yg menimpanya. Pak Prabowo didampingi Pak Amien Rais dan Fadlizon,” kata Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang, kemarin (2/10).

Nanik menceritakan, Ratna dihajar tiga orang seusai menghadiri acara konfrensi dengan peserta beberapa negara asing di sebuah Hotel, Ratna naik taksi denngan peserta dari Sri Lanka dan Malaysia.

“Mbak Ratna sebetulnya agak curiga saat tiba-tiba taksi dihentikan agak jauh dari keramaian. Nah saat dua temannya yang  dari luar negeri turun dan berjalan menuju Bandara, Mbak Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap, dan dihajar habis oleh tiga orang, dan diinjak perutnya,” ungkapnya.

Setelah dipukuli, Ratna dilempar ke pinggir jalan aspal, sehingga bagian samping kepalanya robek. Menurut pengakuan Ratna, kejadiannya sangat cepat sehingga sulit mengingat bagaimana urutan kejadiannya.

“Mbak Ratna masih sedikit sadar saat dia  kemudian dibopong sopir taksi dan dimasukkan ke dalam taksi. Oleh sopir taksi mbak Ratna  diturunkan di pinggir jalan di daerah Cimahi.

Dengan sisa-sisa tenaga, imbuk Nanik, Ratna mencari kendaraan menuju rumah sakit di Cimahi serta menelepon temannya seorang dokter bedah dan langsung ditangani.

“Mbak Ratna malam itu juga langsung balik ke Jakarta, dan dalam situasi trauma habis dia harus berdiam diri selama 10 hari. Barulah hari Minggu lalu dia memanggil Fadli Zon ke rumahnya, dan baru semalam Fadlizon melaporkan ke Pak Prabowo, dan hari ini di suatu tempat menemui Pak Prabowo,” pungkas Nanik.

 

 

 

(Red: Juan, sumber rilis)

Tinggalkan Balasan