Caleg Gerindra Ketua Kadin Bali Dibekuk Polisi Kasus Penipuan Pelindo Benoa

0
113

Denpasar NAWACITA – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, Anak Agung Alit Wira Putra diciduk polisi. Alit Wira diduga melakukan tindakan penipuan pengurusan izin pelebaran kawasan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Benoa, Bali.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja membenarkan hal tersebut dan mengungkapkan, Direskrimum Polda Bali membekuk Alit Wira di sebuah hotel di Jakarta, Kamis (11/4/2019) pagi.

“Ya [benar], Ketua Kadin ditangkap di sebuah hotel di kawasan Kuningan Jakarta, Pukul 07.30 WIB,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja saat dikonfirmasi di Denpasar, Kamis (11/4/2019).

Hengky menjelaskan, Alit Wira yang sudah menjadi tersangka kasus penipuan pengurusan perizinan pelebaran kawasan Pelabuhan Pelindo, Benoa itu, saat ini diterbangkan dari Jakarta dengan menggunakan pesawat Citilink tujuan Bali untuk dilakukan pemeriksaan di Polda Bali.

“Sampai di Bali, tersangka akan diperiksa dulu dan pukul 15.00 WITA kami akan menyampaikan hasil pemeriksaan kepada teman-teman media melalui jumpa pers,” ujar Hengky singkat.

Diketahui, Alit merupakan caleg Gerindra yang maju ke kursi DPR RI. Partai Gerindra pun mengakui hal ini.

“Iya Gung Alit caleg DPR RI. Dia nyaleg sejak 2009, 2012 juga sudah nyaleg,” kata Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan Gerindra Provinsi Bali I Made Gede Ray Misno ketika dimintai konfirmasi, Kamis (11/4/2019).

Ray Misno menyebut Alit sudah maju nyaleg selama tiga periode. Hanya saja Alit belum pernah lolos ke Senayan.

“Belum, belum (pernah lolos),” tuturnya.

Ray Misno mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa salah satu kadernya itu. Dia berharap Alit bisa menjalani kasusnya dengan penuh tanggung jawab.

“Saya nggak tahu lo, yang jelas kalau kita seperti ini prihatin. Mudah-mudahan yang bersangkutan bisa menyelesaikan kasusnya karena tidak berkaitan dengan partai, ini kan pribadi yang bersangkutan,” harapnya.

Meski begitu, Ray Misno menyebut pihaknya tidak akan mengirimkan bantuan hukum. Sebab, kasus tersebut merupakan kasus pribadi dan tidak ada keterlibatan dengan partai.

“Nggak ini kasus pribadi bukan partai. Kalau pribadi itu kampanye senggolan, ini kan kasus pribadi jadi tidak akan ada bantuan hukum,” ucapnya.

Sebelumnya, Alit turut mendampingi cawapres Sandiaga Uno saat berkampanye di Bali. Dia juga terlibat diskusi aktif saat percakapan dengan pengrajin di Gianyar, para petani di Karangasem pada 23 Februari lalu.

Tinggalkan Balasan