Beredar Kondom Bergambar Jokowi-Ma’ruf Amin, Kampanye Hitam Keji

0
17

Beredar Kondom Bergambar Jokowi-Ma’ruf Amin, Kampanye Hitam Keji

Jakarta NAWACITA – Beredarnya foto kondom bergambar pasangan capres Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin di media sosial, dinilai merupakan kampanye hitam yang keji dan bisa merusak moral bangsa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Nasional Muda-Mudi Indonesia, Nurul Hudan.

Hudan menilai hal itu bukan hanya merusak citra pasangan capres nomor urut 01 itu saja, tapi juga merusak moral bangsa.

“Kampanye hitam semacam itu tak hanya bertujuan merusak citra Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin. Tapi juga bisa berdampak pada rusaknya moral bangsa,” kata Hudan kepada awak media, Senin (11/3).

Menurut Hudan, Jokowi sebagai Presiden adalah simbol negara. Sementara Kiai Ma’ruf sebagai ulama adalah simbol moral bangsa. Sangat tak elok, bahkan keji jika foto mereka dijadikan bungkus dan merk kondom.

“Dalam posisinya sebagai pasangan Capres-Cawapres pun, beliau-beliau adalah tokoh panutan. Mereka putera terbaik bangsa yang sedang diusung jadi pemimpin bangsa ini. Sangat biadab jika disandingkan dengan alat kontrasepsi,” tandasnya.
Baca juga: Keislaman Jokowi Diragukan, Guru Ngaji Jokowi Buka Suara

Lebih lanjut Hudan mengungkapkan, beredarnya foto tersebut harus diusut oleh aparat kepolisian. Sebab, foto tersebut berbau fitnah yang ingin menyudutkan pasangan Jokowi-KMA.

“Ada sekolompok orang keji yang ingin menyudutkan Presiden dan Kiai. Mereka ingin mengesankan tokoh kita itu sebagai sosok yang pro seks bebas. Kami meminta polisi agar segera mengusutnya,” imbuh Hudan.
Baca juga: Tepis akan Hapus Pelajaran Agama, Jokowi: 9 Juta Orang Masih Percaya

Hudan berharap agar para tim sukses dan relawan Capres-Cawapres dari kubu manapun agar berkampanye secara sehat. Tidak mengedepankan hoax, fitnah dan ujaran kebencian untuk membuat gaduh dan mengajak masyarakat bertindak keji.

Ia menambahkan, jika suatu saat nanti terbukti bahwa kondom bergambar Jokowi &Ma’ruf itu dibuat oleh tim kampanye, relawan atau pendukung Capres tertentu, maka akan terbukti bahwa ada upaya menghancurkan sendi-sendi bangsa.

“Ini sangat mengerikan, karena membuktikan adanya upaya terstruktur menghancurkan semua sendi bangsa ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan