Bagikan Ribuan KIP kepada Pelajar Balige, Jokowi: Dana KIP Tidak Boleh untuk Beli Pulsa

0
8

Toba Samosir NAWACITA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Provinsi Sumatera Utara. Pagi tadi, Jum’at (15/3), Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana dan rombongan menyempatkan berbelanja di Pasar Balige, Toba Samosir.

Usai belanja, kemudian bertolak ke SMKN 1 Balige, Toba Samosir. Di sini presiden membagikan ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ke para pelajar di jenjang SD, SMP, SMA dan SMK di Balige.

Presiden didampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian dan jajaran terkait lainnya.

Kepada ribuan pelajar penerima KIP tersebut, Jokowi berpesan agar dana di KIP dipergunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan sekolah mulai dari membeli seragam, sepatu, buku maupun tas sekolah‎.

Jokowi meminta seluruh pelajar berjanji tidak membeli pulsa dari dana KIP. Ditegaskannya, bahwa dana di KIP tidak boleh digunakan untuk membeli pulsa.

“Ingat dana KIP tidak boleh untuk beli pulsa, kita janjian ya. Penggunaan dana KIP harus disiplin untuk keperluan sekolah. Nanti kalau ada yang ketawan untuk beli pulsa, kartu KIP bakal dicabut,” tegas Jokowi.

Usai penyerahan tersebut, Jokowi berkenan meluangkan waktu berkomunikasi dengan beberapa siswa di atas panggung.

Dalam dialog itu, Kepala Negara berbicara dengan penuh guyonan. Para siswa dan orangtua yang ikut mendampingi anaknya pun tampak tertawa lepas di sana, begitu juga dengan hadirin yang berjumlah seribuan orang lebih.

Jokowi jaga menanyakan kepada siswa-siswi perihal apa saja yang menjadi kesulitan dalam proses belajar di sekolah. Dalam kesempatan itu, para siswa yang diajak naik ke podium juga mendapat hadiah sepeda dari Jokowi.

Dikesempatan yang sama, Gubernur Edy Rahmayadi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi dan rombongan di ‎Toba Samosir sehingga bisa melihat langsung kehidupan dan kondisi masyarakat disini.

Edy ‎Rahmayadi juga menyampaikan bahwa SMKN 1 Balige, lokasi pembagian KIP merupakan SMK yang menjadi sasaran progran revitalisasi SMK sesuai dengan instruksi presiden.

Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan, yang hadir di acara pembagian KIP di SMKN 1 Balige yakni 2 ribu siswa.

‎”Yang hadir disini, sebagian dari penerima KIP untuk Kabupaten Toba Samosir sebanyak 2 ribu siswa. Mereka yang sudah menerima KIP bisa langsung melakukan pencairan dana bantuan,” papar Muhadjir Effendy.

“Jumlah siswa calon penerima KIP tahun 2019 sampai Maret untuk semua jenjang sekolah di Sumut ada 339.998‎ siswa dengan nilai dana Rp 173 miliar lebih,” ungkap Muhadjir Effendy.

Dihari sebelumnya, Kamis (14/3), Presiden Jokowi menikmati suasana malam di Balige, Toba Samosir. Disini selama kurang lebih dua jam Jokowi ‘Ngopi’ bersama masyarakat.

Jokowi memesan kopi khas Balige jenis Robusta yang diracik langsung oleh sang pemilik kedai, Joy Siahaan. Tampak Jokowi mencampur sendiri gula ke cangkir kopinya.

Beberapa kali, Jokowi mengangkat cangkirnya sambil mengacungkan jempol ke hadapan warga sebagai bukti jika kopi asli Balige sangat nikmat.

Warga pun merespon histeris dengan bertepuk tangan hingga menggeluh-eluhkan nama Presiden Jokowi : Hidup Jokowi, Jokowi, Hidup Jokowi.

Selama menikmati kopi di kedai kopi Partungkoan, warga secara spontan menyanyikan lagu-lagu adat maupun lagu kebangsaan‎.

Tinggalkan Balasan