Arteria Dahlan: KPK Ingkar Janji Tindak Calon Kepala Daerah 2018

0
28
Keterangan: Arteria Dahlan Anggota Komisi III, DPR RI

 

Jakarta, NAWACITA- Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan pengingkaran terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat melakukan rapat kerja beberapa bulan terakhir. Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi III DPR RI mendapatkan penjelasan dari KPK terkait masalah korupsi di Tanah Air.

 

Dalam rapat kerja tersebut, KPK memberikan penjelasan tidak akan mengambil tindakan penyidikan kepada para calon yang bertarung dalam pilkada 2018. Hal ini diungkapkan oleh Arteri Dahlan anggota komisi III DPR saat menjadi narasumber dalam talkshow disalah stasiun TV Nasional, Sabtu (17/03).

 

Arteria mengatakan bahwa KPK saat itu menegaskan dihadapan semua anggota dewan dan Kepolisian yang ikut dalam rapat kerja tersebut bahwa mereka menunda penyelidikan kepada para calon yang tersangkut kasus korupsi.

 

“KPK sendiri yang mengatakan akan menunda pemeriksaan terkait kasus yang menjerat para calon. Kok tiba-tiba sudah mulai agresif ketika para calon ditetapkan dan berkampanye. KPK menjerat mereka sebagai tersangka,” kata Arteria.

 

Seharusnya KPK berpegang teguh pada komitmen dalam memberantas korupsi.  Apa yang telah dijabarkan dan dijelaskan pada rapat kerja merupakan sebuah komitmen kebangsaan. Kesimpulan telah diambil bahwa penegakan hanya dilakukan bila OTT.

 

“Kan sudah disepakati yang boleh ditindak saat pilkada mereka yang tertangkap OTT. Dilain itu ditunda dulu. Setiap rapat kerja itu kan kesimpulanya di cover oleh Undang-undang. Jadi jangan ada penyimpangan, ungkap politisi PDI P ini.

 

 

(Red: Ask )

Tinggalkan Balasan