Agnes Mo Bertemu Presiden Jokowi Bahas Generasi Muda

0
130

Jakarta NAWACITA – Penyanyi Agnes Monica atau yang dikenal sebagai Agnez Mo bertemu Presiden Joko Widodo di Istana. Mengenakan baju putih, Agnes tampak berjalan keluar Komplek Istana Kepresidenan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Jakarta, Jumat (11/1/2019).
Kepada awak media, Agnes mengaku pertemuannya dengan orang nomor 1 di Indonesia itu membahas tentang kepemudaan di Indonesia. Pertemuan, kata Agnes, berjalan santai.

“Ngobrol santai aja. Soal generasi muda tentang menyuarakan mimpi bahwa mimpi yang lantang diperlukan agar menjadi inspirasi juga,” ujar saat keluar dari Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (11/1).
Pertemuan berlangsung sejak pukul 11.00 hingga 11.30 WIB. Artis yang sudah go international ini bertanya kepada Jokowi mengenai apakah perlu bermimpi untuk meraih tujuan.

“Optimisme, kerja keras, kalkulasi yang tepat, itu penting supaya cita-cita disampaikan,” kata Agnez Mo.

Dalam pertemuan itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko turut hadir.

“Dari dulu sudah pengin ngobrol dengan Bapak Presiden, pengin tahu menurut Bapak, menyuarakan mimpi itu boleh nggak sih. Apakah itu sebuah arogansi atau diperlukan,” ujar Agnez.

Selain ngobrol, lanjutnya, dia juga mengajak Jokowi nge-vlog bersama.

“Tadi saya vloging soalnya. Tadi sekalian saya vlogging dan nanti bakal dishare di sosial media saya,” sambungnya.

Agnes menyatakan, dirinya bersama Jokowi juga berencana membuat kegiatan yang berkaitan dengan anak muda. Dia turut menceritakan pengalamannya kepada Jokowi meniti karir dari penyanyi cilik hingga akhirnya bisa go international.

“Tadi saya juga minta support dari bapak juga karena biar gimana juga saya kan di sana (AS) jadi duta bangsa,” jelasnya.

Meskipun tak membicarakan masalah politik terkait pemilihan presiden (Pilpres) 2019, namun, kata Agnes, dirinya memastikan akan ikut mengampanyekan politik yang bersih dari kabar bohong alias hoaks.

“Pastinya adalah jangan percaya, jangan terlalu percaya dengan hoaks-hoaks yang ada di internet. Informasi yang buruk dan juga hoaks itu cepat banget berkembangnya. Jadi harus seperti punya filter, harus pandai melihat dan mendengar,” ucap Agnes.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang menyertai pertemuan tersebut menyatakan, Jokowi memiliki keinginan untuk mengumpulkan anak-anak bangsa yang memiliki talenta tinggi di sejumlah bidang. Jokowi tak ingin anak bangsa yang memiliki talenta diambil oleh pihak luar.

“Jangan sampai anak-anak hebat kita malah keluar, malah diambil oleh orang luar,” tegasnya.

Kepada Agnes, Moeldoko juga berharap untuk ikut menyampaikan pandangan politik yang sehat, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ia meminta Agnes untuk mengajak anak-anak muda agar tidak golput.

“Saya harap kamu sebagai bagian dari anak muda bisa memberikan pandangan-pandangan poltik yang sehat, yang demokratis. Terus jangan sampai pada saat pemilihan mereka itu tidak nyoblos,” tandas mantan Panglima TNI ini.

Tinggalkan Balasan