Menkumham Minta Revisi UU Teroris Segera Diselesaikan

0
16
Menkumham Yasonna H. Laoly (Foto: dtc)

Nawacitapost.com – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meminta DPR segera merevisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme). Menurut Yasonna, hal ini berkaca pada adanya aksi teror bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

“Secepatnya. Sudah sangat lama sekali. Kalau saya tidak salah sudah setahun,” kata Yasonna di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (28/5/2017).

Yasonna memang tidak menjelaskan secara rinci, poin-poin yang menjadi perhatiannya untuk direvisi. Namun revisi ini dinilainya penting dilakukan agar ada aturan atau payung hukum pencegahan aksi teror.

“Karena begini, kalau Undang-undang terorisme sekarang kan sifatnya setelah peristiwa baru bisa (ambil tindakan). Nah sekarang kita mau antisipatif,” ucap Yasonna.

Dengan sejumlah peristiwa bom yang terjadi di tanah air, Yasonna yakin hal ini akan mendorong pembahasan RUU

“Dengan ada peristiwa (bom Kampung Melayu), kami sudah dorong dengan adanya peristiwa bom Thamrin, dan kami berharap jangan ada korban lagi ke depan saya percaya teman di DPR akan terbuka mempercepat uu ini,” katanya.

Yasonna lalu membandingkan undang-undang terorisme Malaysia dan Singapura, bahwa undang-undang terorisme yang dimiliki Indonesia dinilai tidak ketat.

“Kalau undang-undang terorisme sekarang kan sifatnya setelah peristiwa baru bisa (bertindak). Sekarang kita mau antisipatif. Kalau kita lihat Singapura Malaysia, itu sangat represif, sangat ketat dan kita melihat mereka aman-aman saja,” katanya. (val)


Tinggalkan Balasan