22 Mei Mendatang Polisi Pakai Cara Pengamanan 212

0
604

Jakarta, NAWACITA- KPU akan mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu pada hari Rabu (22/5), dan KPU masih melakukan hitungan secara manual di berbagai provinsi di Indonesia.

Bersamaan  dengan pengumuman oleh KPU, sejumlah masyarakat Indonesia juga berencana akan melakukan aksi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan adanya hal itu, TNI-Polri menggelar apel pengamanan pasukan gabungan.

“Dalam rangka untuk menghadapi 22 Mei, hari ini dilaksanakan gelar pengamanan pasukan di Monas dan rapat koordinasi antara Polri dan TNI dalam rangka menyamakan cara bertindak di lapangan,” kata Dedi di Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/5).

Untuk jumlah personel gabungan TNI-Polri yang diturunkan saat ini sebanyak 34 ribu. Dengan jumlah tersebut, dia menjamin keamanan masyarakat khususnya warga Jakarta.

“Hampir 34 ribu personel Jakarta saja itu ya. TNI-Polri, justru mempersiapkan 20 ribu pasukan cadangan apabila betul dibutuhkan pada situasi tertentu, tapi situasi kita amanlah lancar,” ujarnya.

Dia pun menyebut, massa yang akan datang melakukan aksi unjuk rasa dari Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung dan Kalimantan Timur. Mengetahui hal itu, pihaknya pun langsung berkoordinasi terhadap perwakilan massa aksi.

Kita sudah komunikasi dengan koordinator lapangan untuk tidak perlu memobilisasi massa dalam jumlah besar. Akhirnya mengecil rata-rata ada perwakilan dari setiap daerah, jumlahnya bervariasi. Karena masih dihitung sampai sekarang.

 

 

 

Tinggalkan Balasan