Ketua KPK Beberkan Rahasia OTT: Pelapor Sering dari Orang ‘Dalam’

0
77

Jakarta NAWACITA – Jadi pembicara di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membeberkan rahasia operasi tangkap tangan (OTT) yang selama ini dilakukan pihaknya.

Agus mengungkapkan, OTT seringkali diawali dari laporan oleh orang ‘dalam’ atau terdekat dengan terduga koruptor.

“‘Orang dalem’ itu kalau lapor punya data. Kenapa cepet (kena OTT), itu karena punya data,” ucap Agus di Graha Utama Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (9/1).

Orang ‘dalam’ itu, kata Agus, terkadang masih ada hubungan keluarga dengan pelaku.

Agus pun membeberkan, ia mencontohkan tentang seorang istri dari salah satu bupati terduga pelaku tindak korupsi.Wanita itu melaporkan dugaan korupsi suaminya ke KPK.

“Yang paling ekstrem di Jawa Timur. Itu salah satu bupati itu, yang lapor (ke KPK) istrinya. Lapornya dengan foto uang banyak di kamar suaminya. Ini kasus apa, uang apa, kita nggak tahu,” ucap Agus.

Kemudian, lanjut Agus, KPK tetap menyelidiki laporan dari istri bupati itu. Hasilnya, bupati itu ternyata melakukan korupsi.

“Saya tidak tahu istrinya sakit hati karena apa itu. Saya tidak tahu. Jadi itu tiba-tiba, membuat kita agak bingung juga,” ucap Agus.

Melihat kenyataan tersebut, sebagai Ketua KPK, Agus mendorong publik agar tidak takut melaporkan tindakan korupsi. Identitas pelapor pun dijamin KPK akan dilindungi bahkan diberi hadiah.

“KPK sudah memberikan hadiah dua kali. Bapak-ibu tidak tahu karena kita memang tidak menyiarkan,” ungkapnya.

Namun, Agus menambahkan, pihaknya menyayangkan, peraturan yang baru hadiahnya lebih rendah dari sebelumnya.

“Padahal ingin saya itu lebih tinggi,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan